Pixel Code jatimnow.com

Belasan Pelajar di Tulungagung Tumbang Saat Mengikuti Upacara

Editor : Bramanta  
Pelajar di Kabupaten Tulungagug tumbang saat mengikuti pelaksanaan upacara. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)
Pelajar di Kabupaten Tulungagug tumbang saat mengikuti pelaksanaan upacara. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com - Belasan pelajar di Tulungagung tumbang saat mengikuti pelaksanaan Upacara Hari Pendidikan Nasional, Hari Kebangkitan Nasional dan Hari Kelahiran Pancasila. Upacara ini berlangsung di halaman kantor Pemkab setempat. Para pelajar ini mengalami kekelahan saat mengikuti pelaksanaan upacara.

Upacara yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 08.45 WIB membuat sebanyak 16 pelajar tumbang dan harus dilarikan ke Posko Kesehatan. Diduga, belasan pelajar kelelahan dan lemas saat melaksanakan upacara di halaman Pemkab Tulungagung.

Pelajar yang tumbang segera mendapat penanganan dari petugas kesehatan. Sehingga dapat memulihkan kondisi pelajar.

Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin mengatakan, kegiatan ini tidak hanya upacara semata. Namun juga menjadi momentum untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Sehingga cita-cita luhur dapat tercapai sesuai pendiri bangsa.

"Ini tidak hanya upacara, tapi juga momentum mengamalkan Pancasila," ujarnya, Selasa (2/6/2026).

Baca juga:
Dugaan Korupsi Kanjengan, Mantan Bupati Tulungagug Maryoto Diperiksa Kejaksaan

Baharudin mengajak kepada seluruh masyarakat untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan kehidupan sehari-sehari. 

"Saya mengajak diri saya sendiri dan masyarakat untuk mengamalkan Pancasila," terangnya.

Baca juga:
Sensus Ekonomi di Tulungagung Sudah Capai 45 Persen, Bulan Depan Rampung

Baharudin juga menyinggung soal pendidikan Tulungagung. Menurutnya harus ada kerjasama antar pihak untuk meningkatkan pendidikan dan pembangunan di Tulungagung.

 "Saya mengajak untuk dapat meningkatkan pendidikan, bekerjasama membangun Tulungagung," pungkasnya.

Wanita Asal Blora Tenggelam di Bengawan Solo Bojonegoro
Peristiwa

Wanita Asal Blora Tenggelam di Bengawan Solo Bojonegoro

Sedikitnya 40 personel tim SAR gabungan bahu-membahu menyisir aliran sungai. Tim menerjunkan empat unit perahu karet yang berasal dari Basarnas, BPBD Bojonegoro, BPBD Blora, dan relawan Cepu Adventure.