jatimnow.com - Seorang ibu muda berinisial IT (28), warga Desa Patemon, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, menjadi korban begal payudara. Peristiwa ini terjadi saat korban dalam perjalanan pulang usai menjemput anaknya mengaji.
Aksi tidak terpuji tersebut diduga dilakukan oleh seorang pria tak dikenal saat situasi jalanan sedang sepi, pada Senin (13/7/2026).
Korban menuturkan bahwa peristiwa bermula ketika ia berkendara menggunakan sepeda motor listrik bersama anaknya. Di tengah perjalanan, IT sempat berhenti sejenak untuk membetulkan posisi kaki anaknya yang terjuntai dari pijakan motor. Dalam situasi yang lengah tersebut, pelaku yang diduga telah membuntuti korban langsung melancarkan aksinya dengan meraba bagian dada korban.
"Waktu itu saya jemput anak pulang ngaji. Saya berhenti sebentar karena kaki anak saya turun ke jalan. Saat itulah orang tersebut langsung melakukan pelecehan," ungkap IT saat ditemui wartawan, Selasa (14/7/2026).
Setelah kejadian, korban sempat mengadu kepada suaminya. Sang suami pun segera melakukan pengejaran terhadap pelaku, namun pelaku berhasil meloloskan diri. Tidak terima dengan tindakan tersebut, korban akhirnya melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian.
Baca juga:
Pelaku Begal Payudara di Kota Blitar Ditangkap Warga
Kanit Reskrim Polsek Krejengan, Aipda Ali Yunus, membenarkan telah menerima laporan terkait dugaan pelecehan seksual tersebut. Pihaknya saat ini tengah melakukan proses penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas pelaku.
"Laporan sudah kami terima dan saat ini masih dalam penanganan. Sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan pelaku juga telah kami amankan untuk kepentingan penyelidikan," ujar Aipda Ali Yunus kepada wartawan, Kamis (16/7/2026).
Menanggapi maraknya aksi pelecehan di ruang publik, kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya perempuan, untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara. Masyarakat diminta untuk lebih berhati-hati, terutama saat melintasi jalur yang sepi atau minim penerangan.
Baca juga:
Polisi Tangkap Begal Payudara di Blitar, Pelaku Masih Pelajar
"Jika memungkinkan, masyarakat disarankan untuk tidak bepergian seorang diri sebagai langkah pencegahan terhadap tindak kejahatan," pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, kepolisian masih terus mendalami kasus tersebut untuk memastikan pelaku segera tertangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.