Pixel Code jatimnow.com

Atlet Panjat Tebing Dunia Asal Kota Kediri Pulang Kampung dan Berbagi Pengalaman

Editor : Yanuar D  
Putra Tri Ramadani saat mencoba fasilitas latihan di Kota Kediri. (Foto: KONI Kota Kediri/jatimnow.com)
Putra Tri Ramadani saat mencoba fasilitas latihan di Kota Kediri. (Foto: KONI Kota Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kepulangan atlet panjat tebing nasional asal Kota Kediri, Putra Tri Ramadani, usai meraih medali emas pada World Climbing Series Praha 2026 dan perunggu di World Climbing Series Chamonix, Prancis, dimanfaatkan untuk berbagi pengalaman dengan atlet-atlet muda di daerah asalnya. Putra berharap prestasinya bisa memotivasi generasi penerus sekaligus mendorong peningkatan fasilitas latihan panjat tebing di Kota Tahu.

Setelah kembali ke Kediri, atlet yang akrab disapa Srondeng itu bertemu dengan atlet-atlet muda untuk berbagi pengalaman selama menjalani pembinaan hingga mampu bersaing di level dunia. Di sela kegiatan tersebut, ia juga bertemu Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati bersama jajaran KONI Kota Kediri di Balai Kota, Kamis (16/7/2026).

Meski baru membawa pulang dua medali dari ajang internasional, Putra mengaku belum ingin berpuas diri. Ia kini langsung mempersiapkan diri menghadapi Asian Games 2026 sekaligus membidik Olimpiade Los Angeles 2028.

“Target terdekat adalah Asian Games. Setelah ini saya kembali menjalani Pelatnas di Bekasi. Target jangka panjang saya tentu bisa tampil di Olimpiade Los Angeles 2028,” ujarnya.

Di hadapan atlet-atlet muda, Putra juga mengingatkan pentingnya fasilitas latihan yang aman. Menurutnya, olahraga panjat tebing memiliki risiko tinggi sehingga aspek keselamatan harus menjadi perhatian utama.

“Faktor keamanan dan keselamatan harus benar-benar diperhatikan karena olahraga ini memiliki risiko tinggi. Harapan saya, fasilitas dinding panjat di Kota Kediri bisa diperbaiki agar atlet-atlet daerah semakin semangat berlatih,” katanya.

Harapan tersebut mendapat respons dari KONI Kota Kediri. Wakil Sekretaris Umum KONI Kota Kediri Sri Wibowo mengatakan pembenahan fasilitas panjat tebing telah masuk dalam program prioritas tahun ini.

Baca juga:
Atlet Kota Kediri, Putra Tri Ramadani Raih Emas di World Climbing Series Praha

KONI telah memesan papan fiber untuk mengganti 11 panel papan lead yang sebelumnya masih menggunakan bahan kayu. Penggantian itu diharapkan membuat fasilitas latihan lebih aman sekaligus memenuhi standar pembinaan atlet.

Ketua KONI Kota Kediri Eko Agus Koko menambahkan, keberhasilan Putra menjadi bukti bahwa pembinaan atlet melalui Program Pemusatan Latihan Kota (Puslatkot) mampu melahirkan atlet yang berprestasi hingga tingkat dunia.

Menurutnya, Putra merupakan salah satu atlet yang berkembang melalui program tersebut sebelum menembus level nasional dan internasional.

“Puslatkot adalah program pembibitan atlet potensial sejak usia dini. Program ini terbukti mampu melahirkan atlet yang berprestasi mulai Porprov, PON, hingga tingkat internasional,” ujarnya.

Baca juga:
Ratusan Pelajar Beradu Cepat di Piala Panjat Tebing Kota Probolinggo

Pada kesempatan itu, Pemerintah Kota Kediri bersama KONI juga memberikan bonus prestasi sebesar Rp10 juta kepada Putra sebagai bentuk apresiasi atas raihan medali di ajang World Climbing Series.

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati berharap prestasi Putra menjadi inspirasi bagi atlet-atlet muda Kota Kediri untuk terus berlatih dan berani bersaing di tingkat internasional.

“Luar biasa sekali prestasi Putra. Semoga semakin banyak atlet Kota Kediri yang mampu mengharumkan nama daerah dan Indonesia di kancah internasional,” tuturnya.