jatimnow.com
Cerita Menteri Susi Menyamar saat Asian Games 2018

Menteri Susi bersama Forpimda Kota Pasuruan dan Pengurus Sekolah Pesantren Entrepreneur Al Maun Muhammadiyah (S-PEAM)

jatimnow.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti salah satu menteri di era Presiden Jokowi yang fenomenal dan sering menjadi buruan masyarakat. Bu Susi pernah menyamar menjadi penonton di Asian Games 2018 lalu.

"Pernah saya pakai rambut pendek biar nggak ketahuan," kata Bu Susi saat bercerita tentang pengalaman menonton Asian Games 2018 lalu, dihadapan Forpimda Kota Pasuruan dan Pengurus Sekolah Pesantren Entrepreneur Al Maun Muhammadiyah (S-PEAM) Pasuruan Kota, Minggu (4/11/2018).

"Meski saya sudah pakai rambut pendek, ternyata masih ada 5 polwan yang mengetahui saya. Kamu kok tahu sih, mereka tersenyum," tambahnya.

Bu Susi memang menteri yang fenomenal. Meski perempuan, Bu Susi dikenal garang, tegas terhadap kapal asing pencuri ikan. Bahkan, kata-katanya pun sudah memasyarakat hampir di seluruh lapisan masyarakat yakni 'Saya Tenggelamkan'.

Ketika melakukan kegiatan road show Makan Ikan Bersama Santri di empat pondok pesantren di kawasan tapal kuda Jawa Timur mulai hari Jumat hingga Minggu (2-4/11/2018) yakni di Ponpes Nurul Jadid, Paiton, Kabupaten Probolinggo; Ponpes Al Fattah Silahul Yaqin, Jangkar, Kabupaten Situbondo, Ponpes Darussalam, Blokagung, Kabupaten Banyuwangi dan terkahir di S-PEAM, Kraton, Pasuruan Kota.

Bu Susi selalu menjadi buruan para santri, pengajar. Kadang ada yang memegang pipinya, kadang ada yang bersalaman hingga ada yang meminta tanda tangan menteri perikanan perempuan pertama di Indonesia ini.

Ia menceritakan, Sabtu kemarin menghadiri undangan pesta pernikahan salah satu koleganya. Puluhan orang undangan yang antre ingin bersalaman dengan kedua mempelai pun semburat (tidak beraturan) mendatangi dan bersalaman serta berfoto dengan Bu Susi.

"Ada sekitar 50 orang itu sudah antre. Saya datang langsung didatanginya," tuturnya.

Bu Susi juga memiliki etos kerja yang baik dan tidak mengenal lelah. Dihadapan para santri yang dikunjunginya, ia selalu berpesan dan mengajak makan ikan.

"Karena ikan membuat cerdas dan sehat," jelasnya.



 

Loading...

Berita Terkait