Pixel Code jatimnow.com

50 Ribu Jamaah Hadiri Haul Sunan Giri, ArsyGas Suplai LPG

Editor : Ali Masduki   Reporter : Ali Masduki
Sekitar 50 ribu jamaah memadati kawasan Jalan Sunan Giri, Gresik, Jawa Timur, untuk mengikuti Haul Kanjeng Sunan Giri, Sabtu (5/9) malam.  (Foto/jatimnow.com)
Sekitar 50 ribu jamaah memadati kawasan Jalan Sunan Giri, Gresik, Jawa Timur, untuk mengikuti Haul Kanjeng Sunan Giri, Sabtu (5/9) malam. (Foto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sekitar 50 ribu jamaah memadati kawasan Jalan Sunan Giri, Gresik, Jawa Timur, untuk mengikuti Haul Kanjeng Sunan Giri, Sabtu (5/9) malam. Di balik khidmatnya rangkaian doa dan zikir, sejumlah dapur sejak pagi sibuk menyiapkan konsumsi bagi jamaah dan panitia.

ArsyGas turut mengambil bagian dengan mendukung kebutuhan LPG untuk aktivitas memasak di sejumlah dapur sekitar lokasi haul.

Mina, 42 tahun, menjadi salah satu orang yang sejak pagi ikut menyiapkan makanan. Di sebuah dapur di Jalan Sunan Prapen, sekitar 300 meter di sebelah barat makam Sunan Giri, ia memasak berbagai hidangan untuk jamaah.

Nasi, kerang hijau, hingga sayur sop disiapkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi peserta yang datang dari Gresik maupun berbagai daerah lain.

“Alhamdulillah kami mendapat dukungan LPG dari ArsyGas. Mantab sekali gasnya, jos gandos. Apinya biru dan masakan bisa cepat matang merata,” kata Mina saat ditemui di dapur tersebut.

Dukungan energi menjadi salah satu kebutuhan penting dalam penyelenggaraan kegiatan keagamaan dengan jumlah jamaah besar. Aktivitas memasak berlangsung sejak pagi untuk memastikan konsumsi tersedia ketika jamaah mulai berdatangan.

Haul Sunan Giri sendiri menjadi agenda tahunan yang menarik puluhan ribu jamaah. Puncak kegiatan dihadiri Al-Habib Quraisy bin Qosim Baharun.

General Manager ArsyGas Gresik Radiansyah mengatakan keikutsertaan perusahaan dalam kegiatan itu bukan semata dukungan operasional, tetapi juga bagian dari upaya mendekatkan perusahaan dengan aktivitas masyarakat.

“Alhamdulillah kami diperkenankan untuk ambil bagian dalam kegiatan ruhaniah ini bersama jamaah dari Gresik, Jawa Timur, dan daerah lain. Mari teladani akhlak, kegigihan dakwah, dan kearifan budaya Waliullah Sunan Giri dalam membangun peradaban yang madani,” ujar Radiansyah.

Baca juga:
Konversi Energi Kedua Republik Indonesia, Amanat Penderitaan Rakyat Madura

ArsyGas merupakan merek LPG yang dikembangkan PT ARSynergy NiX Indonesia dan mulai beroperasi pada April 2024. Layanan itu memungkinkan konsumen memesan tabung LPG secara daring sekaligus mendapatkan informasi berat tabung melalui proses penimbangan saat LPG diterima dan setelah digunakan.

Perusahaan menyebut sistem itu dirancang untuk membantu memastikan kualitas dan kuantitas LPG yang diterima konsumen. ArsyGas merupakan bagian dari grup Arsynergy yang menggabungkan PT ARSynergy Resources dan PT NiX Capital Indonesia.

Grup tersebut juga memiliki fasilitas pengolahan LPG di Kawasan Industri Maspion V, Manyar, Gresik. Lokasinya berjarak sekitar 30 menit perjalanan darat dari kompleks makam Sunan Giri.

Bagi ArsyGas, keterlibatan dalam haul juga menjadi momentum untuk memperkenalkan dukungan perusahaan terhadap kebutuhan energi masyarakat, sekaligus membawa narasi penggunaan energi yang lebih bersih dan berkualitas.

Baca juga:
Polda Jatim Bongkar 66 Kasus Penyelewengan BBM & LPG, Negara Rugi Rp7,5 Miliar

Sementara itu, Sunan Giri merupakan salah satu anggota Wali Songo yang dikenal berperan besar dalam penyebaran Islam di Nusantara. Dakwahnya berkembang melalui pendekatan agama, akhlak, pendidikan, dan budaya.

Sunan Giri disebut lahir di Blambangan pada 1442 M dan wafat pada 1506. Ia dimakamkan di Desa Giri, Gresik.

Dalam perjalanan dakwahnya, Sunan Giri membangun Giri Kedaton yang kemudian berkembang menjadi salah satu pusat penyebaran Islam dengan pengaruh hingga Madura, Lombok, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku.

Warisan dakwah Sunan Giri juga kerap dikaitkan dengan perkembangan budaya Jawa. Sejumlah permainan anak, seperti Jelungan dan Cublak Suweng, serta gending Jawa seperti Asmaradana dan Pucung, sering disebut memiliki keterkaitan dengan tradisi yang berkembang dari lingkungan dakwah Sunan Giri.