Pixel Code jatimnow.com

Petugas Menggali Hingga 20 Meter Cari Korban Amblesnya Jalan Gubeng

Foto Istimewa. Petugas menggali lubang jalan Raya Gubeng yang ambles untuk mencari korban.
Foto Istimewa. Petugas menggali lubang jalan Raya Gubeng yang ambles untuk mencari korban.

jatimnow.com - Petugas gabungan yang mendatangi lokasi amblesnya Jalan Raya Gubeng Surabaya hingga kini terus berusaha untuk mencari keberadaan korban.

Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana mengatakan jika pihak petugas gabungan masih berupaya mencari korban. "Kita masih gali kedalam lagi karena sampai 20 meter belum ditemukan korban," katanya, Rabu (19/12/2018) dinihari.

Baca juga:
Cerita Risma Perbaiki Jalan Gubeng Surabaya Lebih Cepat dari Jepang: Aku Sendiri

Ia meneruskan, penyebab amblesnya Jalan Raya Gubeng terjadi disebabkan oleh proyek pembangunan. Dan dari pihak Dinas PU kota Surabaya kondisinya kurang pas untuk struktur.

Baca juga:
KPK Dituntut Selidiki Anak Pejabat Pemkot Surabaya Jadi Makelar Izin

"Jelas sekali dari gedung sebelah kiri saya. Dari awal dia sudah diingatkan oleh Dinas PU karena pondasinya. Karena kondisi bariernya untuk jalan itu tidak kuat menahan akhirnya ketarik ambrol. putusan pondasi pondasi bangunan itu akhirnya menarik jalan itu ke dalam," urainya.

8 Tahun jatimnow.com: Terimakasih Kolega
Pojok Jimerto

8 Tahun jatimnow.com: Terimakasih Kolega

jatimnow.com - Harapan, doa, dan ucapan membanjiri perayaan 8 Tahun jatimnow.com di kantor baru yang beralamat di North West Boulevard NV 1 No 28,

Foto: HUT 8 Tahun jatimnow.com
Pojok Jimerto

Foto: HUT 8 Tahun jatimnow.com

Selama delapan tahun, kami juga menjadi lentera di tengah kabut informasi, menuntun pembaca pada logika berfikir dan jalan kebenaran, meski kadang harus menembus riuhnya suara-suara yang bersaing.

Harapan Mereka untuk 8 Tahun jatimnow.com
Peristiwa

Harapan Mereka untuk 8 Tahun jatimnow.com

"Tantangan jatimnow hari ini adalah bagaimana berperang melawan informasi yang tak bisa di pertanggungjawabkan asal-usulnya. Tugas jatimnow disitu," tegas Ketua Fraksi PDIP DPRD Surabaya Budi Leksono.