Pixel Code jatimnow.com

Polisi Tangkap Residivis Dukun Pengganda Uang di Banyuwangi

Editor : Sandhi Nurhartanto   Reporter : Hafiluddin Ahmad
Pelaku penipuan ditangkap polisi
Pelaku penipuan ditangkap polisi

jatimnow.com - Polres Banyuwangi membekuk dua tersangka pelaku penipuan berkedok dukun yang mampu menggandakan uang. Para pelaku adalah Nur Yasin berperan dukun dan Misman Didi bertugas untuk meyakinkan calon korban.

Sedikitnya terdapat lima orang menjadi korban penipuan dari dua pelaku yang berkedok dukun pengganda uang di Banyuwangi. Nilai kerugian yang diderita bervariatif, antara jutaan hingga puluhan juta rupiah.

Kapolres Banyuwangi AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi mengatakan modus yang digunakan pelaku dengan cara memasukkan sejumlah uang dan kertas ke dalam gentong yang telah dipersiapkan sebelumnya.

"Ternyata didalam ember (gentong, red) tersebut telah disiapkan lembaran-lembaran kertas dan sejumlah uang," kata AKBP Taufik di Mapolres, Jumat (8/2/2019).

Dari penangkapan tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya sebuah gentong plastik berisi daun pandan dan selembar kertas, 1 kardus berisi sobekan kertas, dan print out bukti transfer dari korban.

Baca juga:
Dua Residivis Jambret ditangkap Polres Tulungagung

Dari hasil pemeriksaan kepada pelaku yang ditangkap pada, Kamis (7/2) itu, kedua tersangka diketahui merupakan residivis kasus penipuan.

"Dari pengakuan kedua pelaku, korban mereka lebih dari 5 orang baik. Ada yang di Banyuwangi dan di luar Jawa," tegasnya.

 

Baca juga:
Curi Uang di Toko, Perempuan Paruh Baya Asal Blitar Ditangkap Polisi Tulungagung

 

Foto: HUT 8 Tahun jatimnow.com
Pojok Jimerto

Foto: HUT 8 Tahun jatimnow.com

Selama delapan tahun, kami juga menjadi lentera di tengah kabut informasi, menuntun pembaca pada logika berfikir dan jalan kebenaran, meski kadang harus menembus riuhnya suara-suara yang bersaing.

Harapan Mereka untuk 8 Tahun jatimnow.com
Peristiwa

Harapan Mereka untuk 8 Tahun jatimnow.com

"Tantangan jatimnow hari ini adalah bagaimana berperang melawan informasi yang tak bisa di pertanggungjawabkan asal-usulnya. Tugas jatimnow disitu," tegas Ketua Fraksi PDIP DPRD Surabaya Budi Leksono.