Ini Kata PLN Mengenai Insiden Bocah Tersetrum Kabel Saat Panjat Pagar

Editor: Erwin Yohanes / Reporter:

Bocah tewas tersengat listrik.

jatimnow.com - Pihak kepolisian melibatkan PLN melakukan penyelidikan terkait insiden yang menewaskan Bimantara (7), saat memanjat pagar besi gedung walet.

PLN memastikan jika pemasangan kabel yang terpegang korban tidak memenuhi kaidah atau standar keselamatan.

Supervisor Teknik PLN Rayon Rogojampi, Pungki menjelaskan, berdasarkan data di lapangan penyebab korban meninggal karena kabel instalasi milik pelanggan mengelupas. Kabel itu berasal dari rumah warga yang digunakan untuk penerangan di dalam gedung walet.

"Namun kondisi kabel itu tidak standar dalam hal ketinggiannya," ungkapnya, kepada wartawan, Sabtu (1/4/2018).

Baca juga: Ini Kronologi Bocah Tewas Berdiri di Pagar Sambil Berpegangan Kabel

Dia menegaskan, secara prinsip kaidah ketentuan keselamatan ketenagalistrikan, saat melakukan penyaluran energi listrik ke luar instalasi milik PLN (KWh meter) melalui kabel dilarang dan tidak diperkenankan.

"Oleh sebab itu, masyarakat lebih meningkatkan kepedulian akan bahaya instalasi listrik yang tidak sesuai standar di lokasi tempat tinggal masing-masing," himbaunya.

PLN, diklaimnya tak henti memberikan himbauan kepada masyarakat bahwasannya listrik itu berbahaya. Sehingga, seandainya warga memang membutuhkan penggantian dapat memiliki standar bagi alat kelistrikan yang digunakan.

Kapolsek Rogojampi Kompol Suhariyono membenarkan jika pihaknya melibatkan pihak PLN untuk mendalami kasus tersebut. Dia memastikan jika kabel memang berada di tempat kasat mata.

Sehingga dapat dipastikan jika aliran listrik yang menyebabkan korban tewas bukan faktor kesengajaan pemilik gedung sarang walet.

"Kami bekerjasama dengan PLN terus berupaya untuk melakukan penyelidikan," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang bocah tewas berdiri di atas pagar gedung sarang walet di Dusun Krajan, Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, Sabtu (31/3/2018) siang . Korban yang diketahui bernama Bima, diduga tewas karena tersengat listrik dari kabel yang dipegangnya.

Reporter: Irul Hamdani

Editor: Erwin Yohanes

Tinggalkan Komentar

jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter