Pixel Code jatimnow.com

Ini Skenario Pengerjaan Proyek Tol Malang Lokasi Temuan Altar Kuno

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Avirista Midaada
Altar Pra Majapahit yang ditemukan di proyek Tol Malang-Pandaan
Altar Pra Majapahit yang ditemukan di proyek Tol Malang-Pandaan

jatimnow.com - Operator pengerjaan proyek Jalan Tol Malang-Pandaan telah menyiapkan skenario bila bangunan kuno yang ditemukan di sektor 5 KM 37 proyek tol tersebut terus meluas dan menyebar.

Direktur Utama (Dirut) PT Jasamarga Pandaan-Malang, Agus Purnomo mengatakan, ada kemungkinan pengerjaan tol itu dihentikan dengan melalui kajian dan penetapan dari pusat.

"Kalau memang temuannya sampai luas, ternyata perkotaan kuno, ya sudah mandek (berhenti) di situ," ungkap Agus usai mengikuti rapat di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Selasa (19/3/2019) sore.

PT Jasamarga Pandaan-Malang juga menyatakan bahwa pergeseran tol ke arah timur juga tak bisa dilakukan karena harus melalui kajian kembali.

Baca juga:  Bangunan Kuno di Proyek Tol Malang Disebut Altar Pra Majapahit

Baca juga:
Kenalkan Ragam Koleksi Benda Bersejarah Lewat Program Museum Goes To School

"Masih berandai-andai karena kita belum tahu konstruksinya seperti apa. Perlu ada kajian gesernya sejauh mana, konstruksinya seperti apa," paparnya.

Agus menambahkan, opsi flyover dan pembuatan underpass melintasi lokasi situs kuno tidak mungkin dilakukan karena bisa merusak bangunan kuno tersebut.

Baca juga:
Warga Sidoarjo Temukan Situs Bersejarah saat Gali Sumur di Belakang Rumah

"Karena saat nancepin tiang-tiangnya, bisa merusak situs di bawahnya. Gak mungkin melayang, kalau di bawah, menggalinya juga bisa merusak situs itu," sambungnya.

Untuk itu, PT Jasamarga Pandaan Malang terus berkordinasi dengan sejumlah pihak, terutama Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur untuk mengetahui sejauh mana sebaran lokasi situs, sehingga bisa diketahui langkah pasti yang akan dilakukan terhadap proyek Tol Malang-Pandaan di sektor 5 tersebut.