Pembunuhan Tukang Ojek di Surabaya, Polisi Temukan Sedikit Petunjuk?

Editor: Narendra Bakrie / Reporter: Farizal Tito Arry Saputra

Polisi melakukan identifikasi jasad tukang ojek yang dibunuh di gang kecil Jalan Pragoto, Simokerto, Surabaya

jatimnow.com - Teka-teki pembunuh Kariyadi (45), tukang ojek pangkalan Terminal Purabaya (Bungurasih) hingga Rabu (3/4/2019) masih belum terungkap. Namun, polisi terus melakukan penyelidikan baik di lokasi pembunuhan di gang kecil Jalan Pragoto, Simokerto, Surabaya maupun lokasi lain.

Informasi yang didapat jatimnow.com, Tim Satreskrim Polrestabes Surabaya tengah memelototi rekaman CCTV yang mereka dapat di sekitar lokasi pembunuhan. Tapi, CCTV itu tidak menyorot ke dalam kecil tersebut, melainkan di mulut gang atau Jalan Pragoto.

Sumber internal di kepolisian menyebut, rekaman CCTV yang didapat itu hanya merekam sekilas gerakan laju motor yang diduga motor korban dari dalam gang kecil tersebut. Terduga pelaku terekam melaju kencang membawa motor keluar dari mulut gang.

Sebelumnya, warga di sekitar lokasi bercerita bahwa sebelum menemukan korban tewas berlumur darah sekitar pukul 02.30 Wib, Selasa (2/4/2019). Menurut warga, penumpang yang dibonceng korban sempat turun di sebuah warung kopi di daerah Kapasan, Simokerto. Penumpang itu bertanya kepada pengunjung warkop arah menunju Jalan Pragoto.

Baca juga: 

Sementara, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran menyebut, sebelum tewas dengan luka bacok di dada dan jempol tangan kiri, sekitar pukul 01.00 Wib, korban mendapat penumpang seorang pria membawa tas ransel. Penumpang itu minta diantar ke Kapasan dari Terminal Bungurasih dengan ongkos Rp 40 ribu.

AKBP Sudamiran juga mengakui bahwa timnya yang sudah disebar ke beberapa titik belum berhasil mengidentifikasi pelaku.

"Mudah-mudahanlah, ini masih di lapangan semuanya," jawab Sudamiran.

Korban Kariyadi merupakan pria yang tinggal di Jalan Letjen Sutoyo, Sidoarjo atau dekat pintu masuk Terminal Bungurasih. Sehari-hari, ia memang selalu mangkal setiap malam dan baru empat bulan lalu membeli motor baru. Motor jenis Honda miliknya diketahui hilang dan di lokasi pembunuhan hanya ditemukan STNK motor tersebut.

Tim Satreskrim Polrestabes Surabaya juga masih menyelidiki sejumlah motif yang melatarbelakangi pembunuhan itu. Apakah pencurian dengan kekerasan (begal) atau pembunuhan murni.

"Masih kami selidiki, mohon doanya," tambah Sudamiran.

Loading...

jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow4@gmail.com

Newsletter