jatimnow.com

Catat! Ini Titik Kemacetan Arus Mudik 2019 di Jatim

Editor : Sandhi Nurhartanto Reporter : Mita Kusuma
Ditlantas Polda Jatim, Kombes Pol Heri Wahono memaparkan titik kerawanan 🔍
Ditlantas Polda Jatim, Kombes Pol Heri Wahono memaparkan titik kerawanan

jatimnow.com - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jatim memetakan titik rawan macet, rawan kecelakaan dan rawan bencana.

Ditlantas Polda Jatim, Kombes Pol Heri Wahono memaparkan titik kerawanan tersebut saat menerima kunjungan Kapolri Jendral (Pol) Tito Karnavian di rest area 557 Ngawi, Sabtu (1/6/2019).

Ia menyebutkan panjang jalur yang biasa dilintasi pemudik membentang dari Surabaya-Ngawi mencapai 212 kilometer, sementara jalur lintas Pacitan 55.85 kilometer. Di jalur lintas tapal kuda 246 kilometer dan lintas Madura 154.98 kilometer.

Loading...

Ia mengatakan, dari hasil prediksi kemacetan ada di beberapa titik di jalur arteri. Yakni di Pasar Bagong Nganjuk dan Simpang 3 Mengkreng.

"Untuk simpang 3 Mengkreng itu pertemuan antara Kediri, Nganjuk dan Jombang. Dan setiap tahun rawan di titik tersebut," katanya.

Begitu juga di Madiun ada perlintasan kereta api di Kali Gunting Saradan. Ia mengaku di titik tersebut macet, dikarenakan volume kereta yang melintas bertambah dari biasanya.

Untuk wilayah Malang, kemacetan ada di Pasar Lawang, Singosari dan underpass Karanglo.

"Itu beberapa titik di jalur arteri," lanjutnya.

Untuk titik kepadatan di jalan tol berada di titik Waru Gunung, exit Tol Taman Dayu dan Karanglo. Sedangkan di Madiun, titik kepadatan berada di exit Tol Dumpil.

"Kenapa di exit tol rawan macet, karena masyarakat biasanya masuk di dalam waktu yang bersamaan sehingga terjadi penumpukan di exit tol," urainya.

Dari hasil survei lintas utara, rawan macet ada di 9 lokasi, 11 lokasi rawan kecelakaan blankspot dan 2 lokasi rawan bencana. Untuk lintas tengah ada 15 lokasi rawan macet, 7 lokasi rawan kecelakaan dan 4 lokasi rawan bencana alam. Sedangkan di lintas selatan, rawan macet ada 9 lokasi, rawan kecelakaan di 17 lokasi dan bencana alam di 15 lokasi.

Di Tapalkuda, 5 lokasi rawan macet, 6 lokasi rawan laka, rawan bencana nihil. Lintas Madura, rawan macet 4 lokasi, 1 lokasi rawan laka, rawan bencana nihil.

Hasil survei jalur tol, 12 rest area, titik blackspot 4 lintas barat, troublespot ada 2, dan 2 titik rawan bencana. Di lintas timur, ada 2 rest area, 2 blackspot, trouble spot 1 dan rawan bencana alam nihil.

Di lintas utara yaitu Surabaya dan Gresik ada 1 rest area, 1 titik blackspot dan 1 titik bencana alam. Di lintas selatan ada 2 rest area, 4 titik blackspot dan rawan bencana nihil.

"Kita melakukan berbagai upaya pencegahan dengan menambahkan rambu, pengecatan ulang, penambahan sarana, lokasi parkir, dan kordinasi dengan Pertamina SPBU portabel," ujarnya.

Dirlantas Polda Jatim akan melakukan beberapa rekayasa jika terjadi macet. Untuk jalur tol, pengaturan penarikan lalu lintas, contraflow hingga pemberlakuan ganjil genap.

"Kami akan berkordinasi dengan pengelola tol untuk penambahan gate tol, dan pengalihan arus ke arteri jika terjadi kemacetan," tukasnya.