Komplotan Tabib Gadungan yang Beraksi di Tegalsari Surabaya Diringkus

Editor: Sandhi Nurhartanto / Reporter: Farizal Tito

komplotan tabib gadungan diringkus Polsek Tegalsari

jatimnow.com - Petualangan komplotan tabib gadungan yang menggondol sejumlah uang dan perhiasan dengan total Rp 56 juta di dua tempat kejadian di wilayah Tegalsari berakhir.

Aksi komplotan ini terhenti setelah Tim Anti Bandit Polsek Tegalsari Surabaya berhasil meringkus mereka di rumah kos, Minggu (16/6).

Dua diantara tersangka itu merupakan suami istri yakni Fitria (44) dan Holil (40) di rumah persembunyiannya di Jalan Putat Jaya timur Tembusan B no 1 Surabaya. Untuk satu orang lagi merupakan adik kandung Fitria yaitu Jefri Sony (42) warga Jalan Banyu Urip Jaya gang 5 no 17 Surabaya.

"Kita berhasil meringkus di rumah kosnya yang berada di wilayah Tempel Sukorejo pada Minggu malam sekitar pukul 22.00 Wib," kata Kapolsek Tegalsari, Kompol Rendi Surya Aditama, Senin (17/6/2019).

Baca juga:

Modus dari kedua pelaku yang bernama Fitria dan Holil berpura-pura mengobati korban. Di saat lengah Fitria mengambil barang milik korban yang diletakan di dalam dompet kosmetik.

Saat kejadian itu korban dalam keadaan dipengaruhi tersangka sehingga percaya dan menuruti semua ucapan sang tabib gadungan ini.

"Kronologis kejadian, tersangka Holil dan Fitria itu datang ke rumah korban Ernita dan Yudha tujuannya untuk mengobati dengan sarana memijat. Saat itu tersangka Fitria bilang kepada korban bahwa mereka itu diguna-guna oleh orang lain, sehingga dia meminta uang Rp 1 juta untuk membeli paku emas," ungkapnya.

Namun sebelum menyerahkan uang tersebut, korban sama pelaku diminta terlebih dahulu menjalani ritual awal yaitu berdoa bersama istrinya.

"Saat berdoa, korban disuruh menghadap tembok. Doa dipimpin si tabib tadi. Namun saat korban sedang berdoa, perempuan yang saat itu diajak sang tabib diduga mulai mengacak-acak setiap sudut ruangan kos untuk mencari barang berharga milik Ernita," ujarnya.

Selain di lokasi pertama ini, komplotan tabib gadungan juga berhasil menggondol sejumlah perhiasan senilai Rp 54 juta. Ia melakukan pencurian dengan cara bertamu di rumah korban adalah Puji Astuti (55), warga Jalan Kedung Klinter I Surabaya.

Dari keterangan laporan yang diterima SPKT Polsek Tegalsari, pelaku yang lebih dari dua orang tersebut masuk ke rumah korban dengan modus berpura-pura sebagai tamu.

Korban sendiri tidak mengenali para pelaku yang bertamu ke rumah korban. Di tengah perbincangan di ruang tamu, salah satu pelaku perempuan meminta ijin untuk ke toilet. Sementara pelaku pria terus melancarkan aksinya dengan mengajak bicara korban.

 


jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter