jatimnow.com

Aksi Dukung MK dan KPU dari Kota Malang: Kami Rindu Indonesia Damai

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Avirista Midaada
Aksi dukung MK dan KPU dari Kota Malang 🔍
Aksi dukung MK dan KPU dari Kota Malang

jatimnow.com - Puluhan orang yang menamakan dirinya Komite Malang Peduli Keadilan (KMPK) melakukan aksi mendukung langkah Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menyelesaikan sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Massa bergerak dari kawasan Masjid Jami Kota Malang setelah Salat Dhuhur menggunakan pakaian serba putih. Mereka juga membawa poster aksi tuntutan, bendera merah putih dan spanduk besar bertuliskan 'Kami Rindu INDONESIA Damai'. Massa bergerak menuju kawasan depan Gedung DPRD Kota Malang, Selasa (25/6/2019), sekitar pukul 13.30 Wib.

Massa mengawali aksi dengan melakukan Salat Gaib, tahlil dan doa bersama untuk para anggota Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia dan sakit karena bertugas melaksanakan dan mengawal Pemilu 2019 serentak.

Kordinator aksi Haris Budi Kuncahyo menyatakan, KMPK tidak mengatasnamakan dua kubu, baik 01 maupun 02 yang bersaing di Pilpres 2019. Namun KMPK mengatasnamakan masyarakat yang rindu perdamaian dan keadilan.

Loading...

Massa aksi melaksanakan Salat GaibMassa aksi melaksanakan Salat Gaib

"Kita rindukan Indonesia yang damai, bukan hanya slogan tapi juga nyatanya. Kemudian jika kita tidak menggelorakan Indonesia damai di mana-mana, maka negeri ini akan terpecah-pecah. Maka kita tidak akan pernah kompromi dengan sikap politik apapun, atas nama apapun, yang kemudian akan mencerai beraikan negeri ini," ungkap Haris.

Ia juga meminta seluruh masyarakat untuk tetap mendukung apapun keputusan MK terkait sengketa hasil pilpres tanpa memandang siapa itu pemenangnya.

"Apapun hasil dari MK itu akan kita terima dan kita dukung. Keputusan MK sudah jadi yang terbaik. Kita akan mendukung siapapun yang terpilih nantinya sebagai presiden. Tapi ingat, tetap jangan sampai anarkis dan melakukan perusakan," bebernya.

Mereka juga membacakan deklarasi damai, menolak kerusuhan dan tetap menjaga keutuhan NKRI. Usai menjalankan aksinya, massa sempat membagikan beberapa kue kepada petugas kepolisian yang mengawal jalannya aksi.