Pixel Code jatimnow.com

Mayat di Sungai Prajurit Kulon Kota Mojokerto itu Bernama Kasih

Editor : Narendra Bakrie   Reporter : Achmad Supriyadi
Tim Inafis Polres Mojokerto Kota mengevakuasi mayat perempuan di Sungai Prajurit Kulon
Tim Inafis Polres Mojokerto Kota mengevakuasi mayat perempuan di Sungai Prajurit Kulon

jatimnow.com - Setelah mengevakuasi dan melakukan identifikasi lanjutan, polisi akhirnya berhasil mengungkap identitas mayat perempuan yang ditemukan di Sungai Prajurit Kulon, Dusun Kedung Kwali, Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, Senin (1/7/2019).

Kasatreskrim Polres Mojokerto Kota AKP Ade Warokka mengatakan, identitas perempuan itu terungkap setelah mayatnya diidentifikasi lebih lanjut di RSUD Wahidin Sudirohusodo Kota Mojokerto.

"Korban bernama Kasih (55), warga Balongcangkring, Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto," kata Ade Warokka kepada jatimnow.com.

Baca juga:  Mayat Perempuan Ditemukan di Sungai Prajurit Kulon Kota Mojokerto

Baca juga:
Seorang Pria Ditemukan Tewas di Sungai Irigasi Persawahan Kediri

Mantan Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya ini menambahkan, dari hasil identifikasi dan visum, tidak ditemukan bekas kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.

"Tidak ada (tanda-tanda kekerasan). Mungkin itu yang ramai kemarin, ada orang pergi tinggalkan rumah dan tidak kunjung kembali," jelas mantan Kasatreskrim Polres Bondowoso ini.

Baca juga:
Pria Lamongan Ditemukan Meninggal di Sebelah Rel, Polisi Lakukan Penyelidikan

Meski begitu, Satreskrim Polres Mojokerto Kota masih terus mengumpulkan informasi untuk mengetahui penyebab pasti tewasnya korban yang ditemukan pertama kali oleh Robby, warga sekitar sungai tersebut.

"Masih kami telusuri penyebab pasti meninggalnya korban," pungkas Ade Warokka.

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam