Pixel Code jatimnow.com

Dor! Penyergapan Komplotan Pencuri Mobil Berlangsung Bak Film Action

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Moch Rois
Tim Jatanras Polda Jatim menyergap komplotan pencuri mobil di Pasuruan (foto: Istimewa)
Tim Jatanras Polda Jatim menyergap komplotan pencuri mobil di Pasuruan (foto: Istimewa)

jatimnow.com - Komplotan pencuri roda empat atau mobil lari tunggang langgang di persawahan Pasuruan, Minggu (7/7/2019). Tembakan peringatan berulangkali terdengar dari polisi yang melakukan penyergapan tersebut.

Informasi yang didapat jatimnow.com, peristiwa bak film action itu terjadi di areal persawahan Kecamatan Gempol, Kabupatan Pasuruan. Saat penyergapan berlangsung, komplotan pelaku kabur ke persawahan, sedangkan sabuah mobil terperosok ke dalam parit persawahan.

Belakangan diketahui, polisi yang melakukan penyergapan komplotan pencuri mobil tersebut adalah Tim Jatanras Polda Jatim. Penyergapan dilakukan saat terjadi transaksi mobil curian di lokasi tersebut.

Banner Morula IVF Landscape

Kabar penyergapan itu dibenarkan Kasubdit Jatanras Polda Jatim AKBP Leonard Sinambela. Ia menyebut, ada sekitar empat orang yang disergap saat itu saat melakukan transaksi mobil curian.

Tim Jatanras Polda Jatim menangkap salah satu pelakuTim Jatanras Polda Jatim menangkap salah satu pelaku

"Mereka kelompok pencuri roda empat. Saat kami menyergap, mereka kabur ke persawahan," ungkap Leonard.

Namun, Alumnus AKPOL tahun 2000 ini belum membeberkan kronologi penyergapan tersebut. Sebab, ia dan timnya masih bekerja di lapangan untuk mengembangkan penangkapan itu. Namun Leo membenarkan bila ada salah satu pelaku yang terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas.

"Kami lumpuhkan dan pelakunya kami larikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan," beber mantan Kasatreskrim Polrestabes Surabaya ini.

Leonard juga belum membeberkan identitas para pelaku berikut asal komplotan tersebut. Sebab setelah penyergapan tersebut, ia dan timnya langsung bergerak untuk mendapatkan semua pelaku yang masuk dalam komplotan pencurian mobil itu.

Loading...

"Kami masih bekerja di lapangan untuk menuntaskan seluruh pelaku yang ada dalam jaringan itu," tandas Leonard.

Loading...