Otak Perampokan dan Pembunuhan Suami Istri di Tuban Ditangkap

Editor: Narendra Bakrie / Reporter: Farizal Tito

Tim Jatanras Polda Jatim menangkap otak perampokan dan pembunuhan di depan JMP Surabaya

jatimnow.com - Setelah melakukan pengejaran mulai dari Cepu, Blora, Jawa Tengah hingga Bojonegoro, Tim Jatanras Polda Jatim akhirnya menangkap otak perampokan dan pembunuhan suami istri, warga Dusun Tanggungan, Desa/Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban.

Setelah sempat singgah di Bojonegoro, kemudian melintas di Lamongan dan Gresik, sang pelaku sampai di Surabaya. Tim Jatanras Polda Jatim yang dipimpin Kasubdit Jatanras AKBP Leonard Sinambela berhasil melacak keberadaan pelaku di sekitar Jembatan Merah Plasa (JMP) Surabaya.

"Kami tangkap pelaku di depan JMP dalam posisi masih membawa tas yang berisi sejumlah barang hasil perampokan," kata Leonard, Minggu (14/7/2019).

Namun, Leonard belum membeberkan, barang rampokan apa yang masih ada di dalam tas pelaku itu. Apakah uang tunai puluhan juta rupiah ataukah handphone yang dirampas pelaku dari toko korban, Jumat (12/7/2019) lalu itu.

Baca juga:  

Dari interogasi dan pemeriksaan sementara, otak perampokan dan pembunuhan terhadap pasangan suami istri (pasutri) Sukamto (60) dan Sri Endangwati (55) tersebut, bernama Wiji (37).

"Pelaku asal Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro itu kami tangkap Sabtu (13/7/2019) sore saat hendak naik bus di JMP, Surabaya," beber Alumnus AKPOL tahun 2000 ini.

Setelah ditangkap, pelaku kemudian dibawa oleh Tim Satreskrim Polres Tuban untuk diperiksa kembali. Sehingga belum diketahui secara detail bagaimana Wiji melakukan perampokan dan pembunuhan tersebut. Apalagi dugaan sementara, dalam beraksi, Wiji dibantu dua orang.

"Pelaku ini otak perampokan dan pembunuhan. Dialah yang masuk ke dalam toko korban," tegas Leonard.

Dalam perampokan itu, Wiji merampas handphone, uang tunai puluhan juta rupiah, motor dan barang berharga lainnya milik kedua korban. Tidak sampai disitu, ia kemudian membunuh suami istri tersebut, diduga mengganakan benda tumpul.

Mayat Sukamto ditemukan di lorong ruangan belakang dalam posisi tertelungkup. Pada tubunya terdapat tiga luka terbuka di kepala bagian belakang. Sedangkan jasad Sri Endangwati, istri Sukamto, berada di gudang kapas pembuatan kasur dalam posisi terlentang dengan luka di kepala bagian belakang. Keduanya diduga dipukuli pelaku hingga tewas menggunakan benda tumpul.

 


jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter