jatimnow.com
Setelah Sempat Parkir di Surabaya, Bus KPK Sampai di Kota Probolinggo

Direktur Pengaduan Masyarakat KPK Cahya Hardianto Harefa di Pemkot Probolinggo

jatimnow.com - Rombongan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi Kota Probolinggo untuk melakukan pencegahan upaya antikorupsi. Kegiatan berlangsung mulai 15 hingga 17 Juli 2019.

Seperti kota-kota sebelumnya, KPK menggunakan bus untuk datang ke Kota Probolinggo. Kegiatan itu merupakan program Road Show Bus KPK 2019 Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi. Bus ini singgah di 28 kota dan Kabupaten di 3 provinsi yaitu Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali.

"Kota Probolinggo merupakan kota ke 7 setelah Surabaya," kata Direktur Pengaduan Masyarakat KPK, Cahya Hardianto Harefa, Senin (15/7/2019).

Menurutnya, KPK melakukan kegiatan itu sebagai bentuk pencegahan antikorupsi di negeri ini, sehingga diharapkan korupsi tidak sampai terjadi. Pencegahan dan pendekatan dilakukan mulai dari masyarakat agar budaya korupsi bisa terhindari.

Baca juga:  Tiba di Surabaya, Bus KPK Langsung 'Nongkrong' di Gedung Siola

Selain itu, Herdianto juga meminta masyarakat agar bisa melaporkan tindak kejahatan korupsi yang mungkin saja dilakukan pejabat negara di daerahnya.

"Nanti kami akan berikan pemahaman kepada masyarakat, bagaimana langkah yang harus dilakukan masyarakat termasuk cara untuk melaporkan ke KPK," jelasnya.

Dalam program ini, KPK juga memberikan pendidikan kepada generasi bangsa di semua tingkatan mulai dari tingkatan pendidikan dasar, menengah dan atas agar budaya korupsi di negeri ini bisa dihilangkan.

"Jadi gerakan antikorupsi ini kita tanamkan kepada masyarakat sedini mungkin," terang Herdianto.

Selain itu, lanjut Herdianto, laporan indikasi dugaan korupsi di wilayah Kota Probolinggo juga masuk ke KPK. Namun berapa jumlah laporan yang masuk, dia enggan membeberkan.

Loading...

"Jangan sekarang, besok aja pas pembukaan acara road show di depan Kantor Pemkot. Nanti kita akan jelaskan detailnya," tegas pria kelahiran Riau ini.

Berita Terkait