Laporan dari Taiwan

Mencicipi Aneka Olahan Daun Teh di Agro Wisata Chulu Taiwan

Editor: Narendra Bakrie / Reporter: Jajeli Rois

Agro Wisata Chulu, Taitung, Taiwan (foto-foto: Jajeli Rois/jatimnow.com)

jatimnow.com - Taiwan memiliki beberapa tempat wisata di alam terbuka. Satu di antaranya yaitu agro wisata Chulu di wilayah Kabupaten Taitung. Chulu sempat dijuluki daerah Wanita Pemetik Daun Teh.

Agro wisata di Chulu ini memiliki lahan pertanian seluas 600 hektar, dari berbagai macam tanaman pertanian seperti kebun teh, tanaman obat-obatan hingga peternakan sapi. Lahan tersebut milik warga yang tergabung dalam koperasi dan agro wisata Chulu.

Pengelola Chulu Agrowisata, Taitung akan memanjakan para pengunjungnya. Di antaranya, pengunjung bisa langsung memetik daun teh seperti yang dilakukan warga pertanian di Chulu.

Pengunjung diminta mengenakan peralatan memetik teh seperti memakai camping (topi petani), sarung atau pelindung lengan tangan dan membawa tempat untuk daun teh yang dipetik yang diikatkan di pinggang.

Keseruan memetik daun teh di Agro Wisata Chulu, Taiwan

Para pengunjung pun bisa menikmati dan merasakan bagaimana memetik daun teh ala warga Chulu. Setelah puas memetik, daun teh pengunjung dikumpulkan dan dicuci bersih. Kemudian, pengelola agro wisata Chulu memberikan edukasi dengan membuat jus daun teh hijau.

Pengelola memberikan resep membuat jus daun teh hijau yaitu dari bahan daun teh hijau yang sudah dibersihkan. Kemudian diblender dengan dicampur air mineral dingin sebanyak 2 botol ukuran 600 mililiter dan ditambahkan cuka palm serta madu secukupnya.

Setelah diblender, sari daun teh itu dapat diminum. Hasilnya, segar sekali.

"Daun teh yang bisa digunakan untuk jus ini harus organik tanpa bahan kimia, sehingga aman untuk diminum," ujar Avida, tour leader yang membawa rombongan wartawan dari Surabaya dan Jakarta di Taiwan, Selasa (23/7/2019).

Cak Now, wartawan jatimnow.com, mencoba mengikuti cara membuat aneka olahan duan teh di Agro Wisata Chulu, Taitung, Taiwan

Pengunjung juga dimanjakan dan diberikan pelajaran membuat kue roll cake (kue semprong) yang bahannya juga dari daun teh. Kue yang sudah matang bisa dimakan langsung.

Pengelola agro wisata Chulu, juga menunjukkan berbagai jenis teh serta tradisi minum teh ala warga Taitung. Pengunjung juga dapat membuat manisan dari daun bunga Rosela.

Banyak wisatawan yang datang ke agro wisata Chulu ini. Sekitar 90 persen pengunjung dari warga Taiwan yang tinggal di perkotaan. Sedangkan sisanya adalah pengunjung dari manca negara seperti dari Singapura, Malaysia.

Pengelola Agro Wisata Chulu, Taitung, Taiwan, membuat aneka olahan daun teh

Sedangkan pengunjung dari Indonesia pertama kali adalah rombongan media dari Surabaya dan Jakarta, jatimnow.com salah satu di antaranya.

Pengunjung juga bisa membeli teh yang sudah diolah dimasukkan ke dalam kemasan. Beragam kemasan teh yang dijual ke pengunjung seperti kemasan teh celup hingga teh seduh. Sayangnya, teh celup sudah habis terjual, karena banyaknya pengunjung wisatawan yang membeli langsung di lokasi agro wisata Chulu.

 


jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter