Pahami ini Agar Tidak Tertipu saat Urus e-KTP di Surabaya

Editor: Narendra Bakrie / Reporter: Sandhi Nurhartanto

Ilustrasi pemohon e-KTP

jatimnow.com - Blanko e-KTP di Surabaya dipastikan terbatas, lantaran bergantung suplai dari pusat. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya meminta masyarakat waspada bila ada tawaran e-KTP di luar petugas resmi.

"Pencetakan e-KTP hanya bisa dilakukan di Kantor Dispendukcapil Siola," terang Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya, Agus Imam Sonhaji, Selasa (15/10/2019).

Namun ia menjelaskan, dalam beberapa bulan terakhir, pemohon yang bisa mencetak e-KTP hanya pemohon baru, yang belum pernah mengurus e-KTP. Sedangkan untuk pemohon ganti blanko lantaran rusak maupun hilang, hanya akan mendapatkan surat keterangan (suket).

"Jadi yang kami prioritaskan adalah pemohon baru, terutama anak-anak yang berumur 17 tahun," jelas Agus Imam Sonhaji.

Prioritas itu bukan tanpa alasan. Menurut Agus Imam Sonhaji, material blanko e-KTP yang diterima Dispendukcapil Kota Surabaya dari pusat, hanya 500 lembar setiap dua minggu. Bahkan suplai dengan jumlah itu juga belum tentu tersedia.

"Suket pengganti sementara blanko e-KTP yang kami terbitkan adalah sah dan resmi. Jadi masyarakat jangan khawatir," ujarnya.

Untuk itu, Agus Imam Sonhaji meminta agar masyarakat tidak terpancing atau tergiur dengan penawaran-penawaran dari orang tidak bertanggungjawab yang menawarkan pencentakan e-KTP tanpa pemohon datang ke Kantor Dispendukcapil Siola.

"Bila ada yang menawarkan (cetak e-KTP tanpa harus ke Siola), jangan dipercaya, agar tidak tertipu. Kalau perlu lapor kepada kami langsung ke Siola atau lapor ke kepolisian," tandasnya.


jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter