Gerebek Tempat Kos di Surabaya, Polisi Tembak Perampok Minimarket

Editor: Narendra Bakrie / Reporter: LKBN Antara

Ilustrasi/jatimnow.com

jatimnow.com - Seorang perampok spesialis minimarket ditembak polisi saat bersembunyi di tempat kosnya di Jalan Setro VI, Tambaksari, Surabaya. Pelaku diketahui berinisial My (24), warga asal Bangkalan, Madura.

My digerebek Satreskrim Polresta Tangerang saat berada di kamar kosnya. Dia diburu setelah terindentifikasi merampok di salah satu minimarket di Tangerang bersama S (26) rekannya.

Kapolresta Tangerang AKBP H. Ade Ary Syam Indradi mengatakan, timnya meringkus pelaku My yang teridentifikasi kabur ke Surabaya. Selain My, timnya juga menciduk S yang sedang istirahat di tempat kosnya di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

"My merupakan salah satu pelaku perampokan minimarket di Kampung Pasir Kalong, Desa Cibadak, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang bersama temannya S," kata Ade Ary, Selasa (12/11/2019).

Ade Ary menambahkan, My terpaksa dilumpuhkan timnya dengan timah panas di bagian kaki, lantaran mencoba melawan dan melarikan diri saat disergap. My adalah driver ojek online yang dalam aksinya mengunakan senjata tajam.

Dalam aksinya, kedua perampok asal warga Bangkalan, Madura itu menodongkan senjata tajam kepada penjaga minimarket dan meminta menunjukan uang yang disimpan dalam brankas.

"Para pelaku berhasil menggondol uang sebesar Rp 39 juta dan usai beraksi di Cikupa, para pelaku langsung melarikan diri," tutur Ade Ary, didampingi Kasatreskrim, AKP Gogo Galesung.

Saat dirampok, minimarket itu dijaga oleh dua karyawan yaitu Fitri Santoso dan Yusuf Yuliansyah. Keduanya lah yang melaporkan ke kepolisian setempat.

Atas laporan itu, Satreskrim Polresta Tangerang mengantongi kamera CCTV. Setelah melakukan serangkaian penyelidikan dan meminta keterangan saksi, tim ini mendeteksi keberadaan salah satu pelaku berada di Surabaya.

Dalam pemeriksaan terungkap bila kedua pelaku sudah dua kali merampok minimarket yang buka 24 di Teluknaga, Kabupaten Tangerang dan Cikupa.

Ade Ary menambahkan, dalam aksinya itu, kedua pelaku berhasil menggondol uang sebesar Rp 39 juta dan Rp 34 juta dari dua minimarket yang mereka satroni.

Uang hasil merampok dibelikan telepon selular dan digunakan berfoya-foya. Sedangkan senjata yang mereka pakai saat merampok, telah dibuang ke Sungai Cisadane.

Selain kedua pelaku, penyidik juga manyita barang bukti berupa jaket ojek online, helm, ponsel, kemeja, sepatu dan kaos yang digunakan saat beraksi, yang identik dengan rekaman kamera CCTV.

 


jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter