jatimnow.com

Ini Upaya Pemkab Bantu Exel Siswa SD yang Mencari Barang Rongsokan

Editor : Sandhi Nurhartanto Reporter : Mita Kusuma
Pertemuan keluarga Exel dengan Pemkab Ponorogo 🔍
Pertemuan keluarga Exel dengan Pemkab Ponorogo

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos dan P3K) berupaya membantu Exel Aditya Putra yang mencari rongsokan demi membayar sekolah dan membelikan jajan bagi kedua adiknya.

Baca juga: Kisah Exel, Siswa SD Cari Barang Rongsokan Pasca Orang Tuanya Bercerai

Kepala Dinsos dan P3K Pemkab Ponorogo, Supriyadi mengatakan pertama yang dilakukan adalah membereskan terkait administrasi kependudukan agar bantuan dari pemerintah bisa diberikan.

Loading...

"Exel dan keluarga domisilinya di Kelurahan Purbosuman, tetapi KTP nya Kelurahan Surodikraman. Sehingga kami kesulitan memberikan bantuan jika alamat atau domisili dan KTP nya berbeda," katanya, Jumat (10/1/2020).

Pihaknya akan berkoordinasi dengan kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Ponorogo. Dia menargetkan tentang administrasi kependudukan akan selesai pekan depan.

"Baru nanti kami cover untuk BPJS Kesehatannya. Kami masukkan dalam PPID atau BPJS yang dibiayai oleh Pemkab Ponorogo," jelasnya.

Bantuan lain, kata dia, juga akan ada dari Provinsi Jawa Timur. Termasuk biaya pendidikan akan kerjasama dengan Dinas Pendidikan Ponorogo

"Senin nanti kami komunikasi dengan Dinas Pendidikan. Termasuk menyelesaikan tunggakan sekolah kakak dari si Exel," terangnya.

Pemkab Ponorogo berjanji akan hadir untuk Exel agar tidak lagi mencari rongsokan.

"Apalagi Exel masih anak-anak, seharusnya waktunya belajar. Untuk urusan kebutuhan sehari-hari nanti kami carikan bantuan dan kami kelola," katanya..

Pihaknya juga akan melakukan pendampingan psikologis.

"Kita dampingi sampai semua beres. Tidak kami lepas. Untuk psikolog nya kemungkinan Senin," pungkasnya.

Exel Aditya Putra yang kini berusia 12 tahun mencari barang rongsokan setelah pulang sekolah setelah kedua orang tuanya bercerai.

Exel yang tinggal bersama kakek dan neneknya tersebut mencari rongsokan untuk membayar biaya sekolah dan membelikan jajan bagi kedua adiknya.

Setelah kumpulkan barang rongsokan, ia menjualnya ke daerah Sinduro. Dalam sehari dirinya mendapatkan uang Rp 3 ribu hingga Rp 10 ribu.