jatimnow.com
Program Umroh Gratis Ponorogo Berangkatkan 350 Orang Awal Tahun 2020

Para peserta Program Umroh Gratis Pemkab Ponorogo

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo melanjutkan program umroh gratis untuk para kiai kampung, marbot, guru diniyah, hafiz dan tokoh masyarakat. 350 orang akan diberangkatkan ke tanah suci di awal Tahun 2020 ini.

"Umrah di Tahun 2020 ini tindaklanjut dari program umrah seribu kiai kampung, marbot, guru diniyah, hafiz dan tokoh masyarakat yang sudah dicanangkan sejak 2018," ujar Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan Pemkab Ponorogo, Fadhlal Kirom, Senin (20/1/2020).

Dia menyebut, mulai pemberangkatan perdana 2018 hingga pemberangkatan ketiga akhir 2019, Pemkab Ponorogo sudah memberangkatkan 552 orang. Ditambah awal Tahun 2020 sebanyak 350 orang, sehingga total ada 902 kiai kampung, marbot, guru diniyah, hafiz dan tokoh masyarakat yang diberangkatkan.

"Sedangkan kekurangan sebanyak 98 orang akan diberangkatkan pada tahap kedua tahun ini. Jadi Tahun 2020, ada dua kali pemberangkatan," jelasnya.

Peserta Program Umroh Gratis Pemkab PonorogoPeserta Program Umroh Gratis Pemkab Ponorogo

"InsyaAllah marbot, kiai kampung, hafiz atau guru diniyah serta tokoh masyarakat dari tiap desa memiliki kesempatan," tambah Fadhlal.

Meski begitu, ada sejumlah kriteria yang ditetapkan oleh panitia. Salah satunya, marbot atau kiai kampung diupayakan harus yang berasal dari masjid tertua di desa masing-masing. Selain itu, lanjut Fadhlal, masjid juga diharapkan tidak dalam status sengketa dan sudah bersertifikat wakaf.

"Tahap pertama panitia dari tingkat kecamatan mengkoordinir pendaftaran ini ke desa-desa," tuturnya.

Jika data dari desa-desa sudah dihimpun kecamatan, maka data tersebut akan disodorkan ke panitia tingkat kabupaten. Nantinya, panitia tingkat kabupaten yang bertugas menyeleksi berkas tersebut.

Sementara, guru diniyah dan hafiz yang memiliki prestasi, belakangan juga menjadi prioritas.

Loading...

"Segera akan dilelang kedua kalinya. Sebelumnya sudah dilelang tapi belum berhasil karena rekanan belum memenuhi kualifikasi," pungkasnya.

Masih kata Fadhlal, untuk memberangkatkan 350 orang tersebut, Pemkab Ponorogo menyiapkan anggaran sebesar Rp 8 miliar.

Berita Terkait