jatimnow.com

YouTuber Blitar yang Diamankan Ternyata Korban Akun Penghina Polisi

Editor : Narendra Bakrie Reporter : CF Glorian
YouTuber yang fotonya dicatut akun Facebook palsu penghina dan penantang polisi 🔍
YouTuber yang fotonya dicatut akun Facebook palsu penghina dan penantang polisi

jatimnow.com - Pemeriksaan intensif terhadap DSA (20), yang diduga melakukan ujaran kebencian melalui media sosial Facebook, telah selesai. YouTuber itupun dipulangkan, setelah membuat laporan polisi. Kok bisa?

Kapolres Blitar AKBP Budi Hermanto menyebut, dari hasil pemeriksaan terhadap DSA dan akun media sosial yang dimiliki DSA, ternyata ujaran kebencian yang dilakukan akun Facebook Diaz Diaz tidak dilakukan DSA.

"Jadi, akun itu akun palsu dan pelakunya sengaja mengambil foto DSA sebagai foto profil," terang Budi, Kamis (23/1/2020).

Dalam keterangannya kepada Penyidik Satreskrim Polres Blitar, DSA juga mengaku tidak tahu dan tidak kenal dengan pengelola akun Facebook Diaz Diaz tersebut.

Loading...

"Yang bersangkutan (DSA) mengaku akun tersebut bukan miliknya dan tidak mengetahui jika fotonya digunakan," jelas Budi.

Baca juga:  Hina dan Tantang Polisi, YouTuber di Blitar Diamankan

Karena merasa menjadi korban, DSA kemudian melaporkan akun Facebook Diaz Diaz itu ke Satreskrim Polres Blitar, setelah dirinya dimintai keterangan.

"Bahwa pelaku ini mencatut foto dan nama korban (DSA) untuk membuat akun palsu. Korban bahkan dimarahi banyak orang," sambung Kasatreskrim Polres Blitar, AKP Sodik Effendi.

Sodik menyebut, fakta bahwa DSA merupakan korban yaitu ketika timnya memeriksa handphone milik DSA.

"Seharusnya saat dua ponsel (DSA) kita periksa, akun tersebut offline. Tapi ternyata akun (Diaz Diaz) itu malah online," bebernya.

Ia juga memastikan sudah mengantongi identitas pengelola akun palsu tersebut.

Akun Facebook Diaz Diaz itu membagikan postingannya pada pukul 10.21 Wib, 20 Januari 2020. Ia menulis caption yang intinya menyamakan polisi dengan binatang. Bahkan akun tersebut juga menantang polisi.

Akun Diaz Diaz membagikan postingannya itu di grup Jual Beli Motor Blitar. Setelah mengunggah postingannya, akun tersebut lalu mengubah captionnya. Pada pukul 11.10 Wib atau sekitar 59 menit kemudian, ia menyunting captionnya. Postingan yang sebelumnya menghina dan menantang polisi itu diubah hanya bernada protes.

Lantaran akun itu berfoto DSA, Satreskrim Polres Blitar sempat mengamankan DSA untuk dimintai keterangan. Tapi setelah pemeriksaan, DSA justru menjadi korban akun palsu tersebut.

Loading...