Pixel Code jatimnow.com

Polres Tulungagung Luncurkan Astuti Mobile Berisi Layanan Terpadu

Editor : Narendra Bakrie   Reporter : Bramanta Pamungkas
Polres Tulungagung luncurkan Astuti Mobile
Polres Tulungagung luncurkan Astuti Mobile

jatimnow.com - Polres Tulungagung meluncurkan Astuti Mobile untuk melayani perpanjangan SIM, SKCK hingga Imigrasi, Minggu (9/2/2020). Kendaraan dengan layanan terpadu itu akan keliling untuk melayani masyarakat.

Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia menjelaskan, Astuti Mobile merupakan kendaraan yang didesain khusus sebagai pelayanan terpadu bekerjasama dengan imigrasi secara mobile. Dalam kendaraan itu berisi pelayanan perpanjangan SIM, perpanjangan SKCK hingga pembuatan dan perpanjangan paspor.

"Dengan Astuti Mobile ini, masyarakat dapat lebih mudah dalam mendapatkan pelayanan, baik dari kepolisian maupun keimigrasian sesuai dengan jargon Polres Tulungagung, yaitu Astuti atau Agunge Sikap Tulung Tinulung," terang Pandia didampingi Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Aristianto Budi Sutrisno.

Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia dalam peluncuran Astuti MobileKapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia dalam peluncuran Astuti Mobile

Baca juga:
BPJS Ketenagakerjaan Hadirkan Lounge Pekerja Migran di Bandara Juanda

Alumnus AKPOL Tahun 2000 ini menambahkan, dalam Astuti Mobile terdapat empat satuan fungsi yang terlibat, yaitu Satlantas, Satreskrim, Satintelkam dan Kantor Imigrasi Blitar.

"Masing-masing masing fungsi akan memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan tugas dan fungsinya," jelas Pandia.

Baca juga:
RS Bhayangkara Surabaya Kini Punya Pusat Pelayanan Terpadu untuk Korban Kekerasan

Pandia mengaku akan memberikan kemudahan kepada seluruh masyarakat Tulungagung. Astuti Mobile tersebut merupakan penyempurnaan dari layanan sebelumnya. Sedangkan untuk jadwal dan tempat layanan, akan diinformasikan melalui media sosial Polres Tulungagung.

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam