Lantik Pengurus Forum Koordinasi Pencegahan Teroris, Ini Pesan BNPT

Editor: Redaksi / Reporter: Sandhi Nurhartanto

Pelantikan Pengurus FKPT se-Indonesia di Jakarta

jatimnow.com - Pengurus Forum Koordinasi Pencegahan Teroris 32 Provinsi se-Indonesia resmi dilantik oleh Badan Nasional Pencegahan Teroris (BNPT), di Mercure Hotel, Ancol Jakarta, Senin (17/2).

Pelantikan oleh Ketua BNPT, Komisaris Jendral (Pol) Suhardi Alius itu sekaligus membuka acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) FKPT ke-7 yang berlangsung hingga Kamis (20/2/2020).

Ketua BNPT, Suhardi Alius mengharapkan FKPT se-Indonesia yang kini berjumlah 32 itu dapat berfungsi maksimal mencegah tumbuh dan berkembangnya gerakan radikalisme, ekstrimisme dan terorisme.

"Kita mengharapkan FKPT ini dapat berfungsi dengan baik," kata Suhardi yang disampaikan dalam pidato pembukaan Rakernas FKPT ke-7, dalam siaran pers yang diterima redaksi, Selasa (18/2/2020).

Ia mengharapkan FKPT dapat berfungsi sebagai sarana untuk mengidentifikasi program pencegahan/penanggulangan terorisme.

"Coba kita inventarisir kembali kearifan lokal kita. Kearifan lokal, sering kita ucapkan jarang dimunculkan," tegasnya.

Padahal kearifan lokal, sebut dia, tidak hanya sekadar budaya. Melainkan juga mengandung nilai yang harus dikembangkan.

Nilai-nilai tersebut, katanya, bila diinventarisasi dengan baik maka akan menjadi kekayaan.

"Sebab itu mari kita bersama-sama, FKPT, Kesbangpol ini bisa menjadi ujung tombak mengidentifikasi masalah sekaligus kearifan lokal yang dimiliki," ujarnya.

Suhardi juga meminta kepada FKPT untuk meningkatkan peran serta masyarakat mencegah berkembangnya radikalisme dan terorisme.

Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan oleh FKPT di daerah dalam mencegah radikalisme yakni, melalui pendekatan nilai-nilai budaya.

Sebanyak 288 peserta dari 32 provinsi di Indonesia terdiri delapan pengurus dan satu tenaga informasi teknologi FKPT hadir dalam Rakernas FKPT yang digelar BNPT.

Ratusan pengurus FKPT periode 2020-2022 dilantik berdasarkan Keputusan BNPT Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Pengurus FKPT, ditetapkan di Bogor 8 Januari 2020.

Hadir juga Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian yang diwakili oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Hadi Prabowo yang ikut memaparkan ancaman, bahaya dan metode penanggulangan terorisme dan radikalisme di Indonesia.

Ketua FKPT Jawa Timur, Hesti Armiwulan mengatakan pihaknya mendukung penuh Ketua BNPT terkait perlunya upaya penggunaan budaya dan kearifan lokal dalam kontek upaya deradikalisasi termasuk pencegahan dan penanggulangan radikalisme khususnya terorisme.

"Pak Suhadi secara khusus tadi di pidatonya menyebut Jatim termasuk salah satu daerah yang memiliki tingkat kerawanan tindak radikalisme secara nasional. Kami akan berupaya sekuat tenaga berkoordinasi serta mencoba kerjasama dengan semua stageholder terkait dalam upaya menurunkan termasuk mengantisipasi tingkat kerawanan radikalisme diantaranya dengan mendorong penggunaan cara-cara yang berkaitan dengan local wisdom (kearifan lokal) serta tradisi dan budaya lokal di Jatim,” kata Hesti pada kesempatan berbeda.

Pelibatan sejumlah pihak, lanjut Hesti, di Jatim terkait upaya pencegahan teroris akan semakin digalakkan termasuk dengan para tokoh, alim ulama, pesantren, perguruan tinggi dan tentunya dengan pemerintah daerah.

"Dukungan Pemprov dan Pemkab dan Pemkot di Jatim tentunya sangat diharapkan guna bersama-sama dalam upaya pencegahan radikalisme dan terorisme," tandasnya.

Loading...

jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter