jatimnow.com
Wanita asal Maroko Galau 'Berpisah' dengan Kopernya di Surabaya

Sari Hanane (berjilbab), Warga Negara Maroko saat berada di Mapolsek Sukolilo

jatimnow.com - Sari Hanane, seorang wanita asal Maroko tampak panik saat mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Sukolilo. Sari galau setelah 'berpisah' dengan kopernya yang ketinggalan dalam taksi online yang ia pesan melalui aplikasi.

Dengan Bahasa Inggris, wanita berjilbab itu bercerita bahwa dirinya memesan taksi online setelah landing di Bandara Internasional Juanda. Setelah dapat, ia diantar ke tempat tujuan sesuai alamat dalam aplikasi.

"Warga Negara Maroko itu datang ke Surabaya untuk berlibur dan menginap di salah satu hotel di Jalan Semolowaru Elok," kata Kapolsek Sukolilo, Kompol Bunari melalui Kanit Reskrim Iptu Zainul Abidin, Selasa (18/2/2020) siang.

Hotel Sahid Surabaya 2222 Best Wedding Dates

Mendapat pengaduan tersebut sekitar pukul 20.15 Wib, Senin (18/2/2020), petugas SPKT berkoordinasi dengan anggota Unit Reskrim. Sebelum menerbitkan Laporan Polisi (LP) mereka mencoba menghubungi sang driver taksi online, sesuai dengan nomor telepon yang tertera dalam aplikasi handphone (HP) milik Sari.

Sari Hanane (berjilbab), WN Maroko tertawa lepas saat bertemu kembali dengan kopernya di Mapolsek Sukolilo, SurabayaSari Hanane (berjilbab), WN Maroko tertawa lepas saat bertemu kembali dengan kopernya di Mapolsek Sukolilo, Surabaya

"Awalnya kami mencoba menghubungi nomor telepon driver taxi online itu, tapi tidak kunjung diangkat," tambahnya.

Setelah itu, salah satu Penyidik Unit Reskrim Polsek Sukolilo Bripka Lutfi Mahir menghubungi manajemen atau operator taksi online itu. Atas koordinasi itulah, beberapa jam berselang, sang driver datang ke mapolsek.

"Karena drivernya takut, makan sekuriti dan pihak menajemen mengantarnya ke kantor," bebernya.

Setelah dipertemukan dan dicek isi koper Sari dalam keadaan utuh, sang driver meminta maaf. Sari pun memaafkan sang driver dan rasa paniknya hilang seketika berubah jadi kegembiraan.

Sang driver mengaku tidak sempat mengecek bagian belakang mobilnya setelah Sari turun. Sebab saat itu ia mengejar order berikutnya yang sudah terpesan dalam aplikasinya.

Loading...

"Jadi persoalan tersebut clear dengan cara kekeluargaan," tandas Abidin.

Berita Terkait