jatimnow.com
Petrokimia Gresik Ingin Cetak SDM Berkualitas Melalui Program PMMB

Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB) yang diselenggarakan PT Petrokimia Gresik (Foto-foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebagai tindak lanjut Memorandum of Understanding (MoU) dengan Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Pertanian (Kementan), PT Petrokimia Gresik kembali menyelenggarakan Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB).

Direktur Utama (Dirut) Petrokimia Gresik Rahmad Pribadi membuka langsung acara tersebut di Wisma Kebomas, Rabu (11/3/2020). Acara ini juga dihadiri oleh Idha Widi Arsanti selaku Kepala Pusat Pendidikan Pertanian Kementan.

"Program ini merupakan komitmen Petrokimia Gresik dalam membantu pemerintah menyiapkan calon tenaga kerja yang berkompeten dan bersertifikat," kata Rahmad Pribadi.

Hotel Sahid Surabaya 2222 Best Wedding Dates

Rahmad menjelaskan bahwa program PMMB periode Maret-Agustus 2020 ini lebih difokuskan pada skill pemasaran dan penjualan dengan peserta terdiri dari 41 mahasiswa asal Politeknik Negeri Lampung, Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangktan) Yogyakarta-Magelang, Malang, Bogor, Gowa dan Medan.

Dirut Petrokimia Gresik Rahmad Pribadi usai membuka acara PMMB di Wisma Kebomas, Rabu (11/3/2020)Dirut Petrokimia Gresik Rahmad Pribadi usai membuka acara PMMB di Wisma Kebomas, Rabu (11/3/2020)

"Mayoritas peserta memang berasal dari Jurusan Pertanian Berkelanjutan. Nantinya kami akan menerjunkan mereka ke wilayah pemasaran Petrokimia Gresik di seluruh Indonesia dan akan dibimbing langsung oleh staf perwakilan daerah penjualan," jelas Rahmad.

Sementara dalam komentarnya, Idha Widi Arsanti mengatakan bahwa dirinya sangat mengapresisasi program PMMB yang dilaksanakan oleh Petrokimia Gresik. Karena itu pihaknya akan memonitoring proses pelaksanaan serta melakukan evaluasi demi menghasilkan output yang berkualitas.

Loading...

"Program Magang Mahasiswa Bersertifikat ini sudah searah dengan arahan bapak Presiden Jokowi. Beliau menyampaikan bahwa gerakan pembangunan yang bersifat sumber daya manusia terutama pendidikan yang vokasi harus link and match dengan dunia usaha dan industri. Karena itu kami berharap program magang ini bisa berkelanjutan," harap Idha.

Berita Terkait