Pilwali Surabaya 2020

Driver Ojol Surabaya Deklarasi Dukung dan Menangkan Machfud Arifin

Editor: Narendra Bakrie / Reporter: Farizal Tito

Para driver ojol di Surabaya deklarasi mendukung dan menangkan Machfud Arifin (Foto-foto: Jajeli Rois/jatimnow.com)

jatimnow.com - Driver ojek online (ojol) menggelar deklarasi mendukung dan memenangkan Calon Wali Kota Surabaya Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya 2020.

Dalam deklarasi itu, para driver ojol di Surabaya menyuarakan lima poin. Di antaranya dukungan terhadap Machfud Arifin, memenangkan Machfud Arifin, mengawal proses Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya 2020 hingga menjaga kondusifitas Kota Pahlawan.

Poin lainnya dalam deklarasi di Hotel Mercure, Surabaya pada Senin (27/7/2020) tersebut yaitu terwujudnya Kota Surabaya yang lebih maju dan makmur warganya.

Dalam deklarasi tersebut, para driver ojol berkesempatan menyampaikan unek-uneknya dan bertanya usai Machfud Arifin memaparkan visi dan misinya saat menjadi wali kota Surabaya.

Mona salah satu driver ojol di Surabaya mengungkapkan dampak Pandemi Covid-19 untuk para driver ojol dan bantuan yang tidak merata selama pandemi ini di kampung tempat tinggalnya.

Para driver ojol di Surabaya deklarasi mendukung dan menangkan Machfud ArifinPara driver ojol di Surabaya deklarasi mendukung dan menangkan Machfud Arifin

"Fakta di lapangan katanya para janda, orang tidak punya itu mendapatkan (bantuan). Sedangkan di lingkup RT wilayah tempat tinggal saya di wilayah Joyoboyo (Wonokromo), yang mendapatkan bantuan itu hanya tertentu saja," ungkap Mona di depan Machfud Arifin.

"Sedangkan dampak Covid-19 itu sendiri tidak dipilih-pilih alias merata seluruh warga Surabaya. Harusnya mendapatkan bantuan dan tidak dipilih," tambahnya.

Mona berharap ekonomi di Surabaya segera bisa dipulihkan.

"Harapan saya, ekonomi di Kota Surabaya ini harus segera dipulihkan, segala sistem juga segera diperbaiki. Karena kami sebagai pekerja di jalanan, sebagai driver online sangat tidak fokus bekerja karena orderan turun karena efek Covid-19 ini. Saya harus sampai jual rumah lho untuk bertahan hidup untuk makan di masa pandemi ini," tutur Mona.

Mendengar unek-unek dari Mona dan para driver ojol lainnya, Machfud Arifin menyatakan sudah menampung semuanya dan akan mewujudkannya saat dirinya menjadi wali kota Surabaya.

"Sudah ditampung aspiranya. Cateten (catat) betul. Nanti saya perhatiin kalau saya jadi wali kotanya," tegas Machfud Arifin.

Arek asli Ketintang Surabaya ini juga menyampaikan terima kasihnya kepada para driver ojol di Surabaya yang sudah mendukung dan berjanji akan memenangkannya pada Pilwali Surabaya 9 Desember 2020 nanti.

Para driver ojol di Surabaya deklarasi mendukung dan menangkan Machfud ArifinPara driver ojol di Surabaya deklarasi mendukung dan menangkan Machfud Arifin

"Tentunya kami ucapkan terima kasih kepada teman-teman provesi ojek online, yang juga bagian dari masyarakat kita yang mencari dengan cara membantu dengan cara angkutan online," terang Machfud Arifin.

"Terima kasih. Ini vitamin buat kita karena mereka semangat semuanya, antusias semuanya. Sebenarnya kewajiban dari pemilik aplikasi itu menyediakan selter-selter, jadi nggak ada yang ngiyup (berteduh) di bawah jembatan dan di mana-mana," sambung mantan Kapolda Jatim ini.

Machfud Arifin menyebut, saat dirinya menjadi wali kota Surabaya, dirinya akan memprioritasnya tempat khusus yang bagus untuk para driver ojek online yang tengah menunggu orderan.

"Ke depan, kalau ada shelter-shelter itu bagus, supaya lebih rapi dan lebih tertib. Kalau yang tradisional itu ojek pengkolan, justru yang resmi ini kewajibannya harus dibangun," tambahnya.

Terkait tidak diterimanya bantuan untuk para driver ojol di Surabaya yang terdampak Pandemi Covid-19, Machfud Arifin mengaku prihatin.

Para driver ojol di Surabaya deklarasi mendukung dan menangkan Machfud ArifinPara driver ojol di Surabaya deklarasi mendukung dan menangkan Machfud Arifin

"Kemudian dampak dari Covid-19 ini, dia sangat menderita karena tidak masuk dalam daftar yang seharusnya mendapatkan MBR (masyarakat berpenghasilan rendah). Dia ngusulin ya tidak dapat. Ini yang membuat prihatin bagi kita semuanya," ungkapnya.

Calon wali kota Surabaya yang diusung koalisi 8 partai, PKB, PAN, Gerindra, Demokrat, PPP, NasDem, Golkar dan PKS itu mengaku senang dan bangga kepada para driver ojol yang memiliki harapan perubahan kepemimpinan di Kota Pahlawan.

"Memang kita lihat Bu Risma tidak bisa lagi, sehingga kita butuh figur yang bisa membuat makmur warganya yaitu dari hal-hal kecil seperti ini semuanya harus diperhatiin," jelasnya.

"Semua sektor diperhatiin untuk menuju makmur wargane, maju kotane luar dalam, bukan hanya ada di protokol-protokol saja. Paling tidak ada sentuhan lah. Dulu ada bulak ya jadi Bulak City, jangan sampai jadi bulak banget. Jadi ke depan ada perubahan secara menyeluruh," tegas Machfud Arifin.

Berikut lima poin deklarasi para driver ojol di Surabaya:
1. Siap mendukung pencalonan Bapak Machfud Arifin sebagai wali kota Surabaya.
2. Siap memenangkan Bapak Machfud Arifin dengan kemenangan kompatibel dan membanggakan.
3. Siap mengawal dan menjaga proses demokrasi yang damai, jujur, adil dan bebas hoaks.
4. Siap sedia menjadi garda terdepan dalam menjaga kondusifitas Kota Surabaya.
5. Siap mewujudkan Kota Surabaya lebih maju dan makmur.

 

Loading...

jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter