jatimnow.com
Pilihan Pembaca: Pemuda Hilang hingga Petani Peringati HUT RI

Penampakan Sungai Kali Metro, Kota Malang yang dikenal angker (Foto: Istimewa)

jatimnow.com - Tiga berita menjadi pilihan pembaca pada Senin (17/8/2020). Ketiga berita itu adalah seroang pemuda hilang di Kali Metro Kota Malang, puluhan rumah di Malang rusak akibat puting beliung dan para petani di Probolinggo peringati HUT RI.

Redaksi merangkum ketiga berita itu:

Seorang Pemuda Hilang di Sungai Angker Kali Metro Kota Malang

Hotel Sahid Surabaya 2222 Best Wedding Dates

Seorang pemuda bernama Samsul Arifin dilaporkan hilang di Sungai Kali Metro dekat Jembatan Bumiayu, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Sungai itu dikenal angker.

Solikin warga sekitar membenarkan hal tersebut. Menurutnya, warga sekitar tidak ada yang berani turun ke bawah jembatan meski siang hari, apalagi malam hari. Bahkan kejadian orang tenggelam tak terjadi sekali ini saja. Cerita mistis memang berkembang di masyarakat sekitar.

Warga meyakini jika lokasi itu menjadi sarang Genderuwo, makhluk gaib yang dikenal memiliki wujud besar, seram, berbulu dan bermata merah.

Puluhan Rumah di Kabupaten Malang Rusak Akibat Puting Beliung

Puluhan rumah di dua kecamatan di Kabupaten Malang rusak akibat puting beliung. Dua wilayah terdampak yaitu Kecamatan Singosari dan Karangploso.

Danramil Singosari Kapten Abdul Kadir menyebut, hujan deras disertai angin kencang itu terjadi sekitar pukul 16.00 Wib, Minggu (16/8/2020). Selain rumah, angin juga merusak beberapa fasilitas umum.

Sementara itu, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Bagyo Setiono menjelaskan, di wilayah Kecamatan Singosari ada 85 rumah warga rusak, yang berada di Desa Langlang. Lalu di wilayah Kecamatan Karangploso, dari pendataan sementaar ada 17 rumah rusak.

Cara Ratusan Petani di Probolinggo Peringati Hari Kemerdekaan ke-75 RI

Loading...

Ratusan petani Dusun Lajuk, Desa Ngepoh, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo mengelar upacara HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di tengah sawah, Senin (17/8/2020).

Mereka menggenakan pakaian ala petani, membawa alat pertanian yang digunakan saat bercocok tanam, tak lupa memakai makser, karena masih dalam masa Pandemi Covid-19.

Berita Terkait