Dinilai Langgar Disiplin, Dua Kepala OPD Pemkot Probolinggo Dicopot

Editor: Sandhi Nurhartanto / Reporter: Mahfud Hidayatullah

Kantor Wali Kota Probolinggo

jatimnow.com - Dua Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Probolinggo menerima sanksi dengan dicopot jabatannya.

Pembebasan tugas itu sesuai dengan surat keputusan Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin. Pencopotan itu karena keduanya dinilai melanggar aturan tentang disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Keduanya adalah Tutang Heru Aribowo yang menjabat staf ahli wali kota bidang pemerintahan, hukum dan politik (setingkap kepala dinas).

Serta Dwi Hermanto, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP Naker).

Sekda Kota Probolinggo, drg Ninik Ira Wibawati membenarkan jika keduanya dinilai melanggar aturan dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang PNS.

"Karena secara kajian keduanya melanggar Peraturan Pemerintah nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS. Keduanya saat ini dibebas tugaskan dari jabatannya," katanya, Rabu (26/8/2020).

Selain itu Ninik juga mengatakan setiap PNS sesuai dengan aturan harus tunduk dan patuh serta amanah dalam tugas yang diberikan.

"Jika ada pelanggaran disiplin kerja maka secara otomatis akan dikenakan sanksi sesuai aturan yang ada," tegasnya.

Saat ditanya tentang pelanggaran kedua PNS yang menjabat sebagai kepala OPD tersebut, Ninik enggan membeberkan secara gamblang.

"Yang jelas keduanya sudah tidak disiplin dalam menjalankan tugas sebagai ASN," katanya

Sementara itu, Tutang Heru Aribowo membenarkan soal pembebas tugasan dirinya.

"Saya sendiri juga tidak paham, pelanggaran apa yang dipermasalahkan ini,” ungkapnya.

Sebelum menerima surat keputusan wali kota Probolinggo soal pembebasan tugasnya, Tutang mengaku sempat diperiksa dua kali.

"Yang pertama saya diperiksa Senin 6 Juli 2020 dan kedua, Senin 3 Agustus 2020. Selanjutnya menerima surat pembebas tugasan pada 25 Agustus 2020 kemarin," jelasnya.

Senada, Dwi Hermanto mengatakan dirinya mendapat surat tersebut pada Selasa (25/8).

"Iya surat keputusan itu sudah saya terima tentang pembebas tugas dari jabatan. Namun saya masih belum paham soal pelanggaran yang dilakukan. Mohon waktu untuk menyelesaikan berkas administrasi perkara ini," katanya saat dihubungi.

Loading...

jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter