Bocah Perempuan 5 Tahun asal Lamongan Dilaporkan Hilang

Editor: Sandhi Nurhartanto / Reporter: Sahlul Fahmi

Lisda Permata Dwi Khomairoh asal Lamongan yang dilaporkan hilang

jatimnow.com - Seorang bocah perempuan yang bernama Lisda Permata Dwi Khomairoh asal Desa Tebluru, Kecamatan Solokuro, Lamongan dilaporkan hilang.

Kabar hilangnya anak berusia 5 tahun itu menjadi viral di grup Facebook di Lamongan dan Gresik.

Salah satu keluarga Lisda di Desa Tebluru, Mulyani mengatakan jika ibu kandung Lisda yang bernama Linda mengaku jika kehilangan anaknya sejak dua minggu lalu.

"Saya baru tahu kabar kehilangan Lisda dari grup Facebook dua hari lalu. Begitu mengetahui kabar itu, saya lalu mencari keponakan saya Linda yang merupakan ibunya Lisda. Saat ditanya dia menjawab kejadiannya sudah sekitar dua minggu lalu," kata Mulyani, Kamis (3/9/2020).

Peristiwa hilangnya Lisda berawal saat Linda bersama Kaswandi (suami kedua Linda sekaligus ayah tiri Lisda) pergi ke Surabaya. Saat pulang ke Lamongan, dari Pasar Turi ketiganya menaiki angkutan kota menuju Terminal Osowilangun.

"Kata Linda mereka menjadi korban gendam. Saat sampai di Terminal Bunder Gresik mereka baru menyadari jika anaknya dibawa pergi oleh orang yang tidak dikenalnya," ujar dia.

Mereka kemudian membuat postingan di grup Facebook yang isinya meminta tolong kepada warganet untuk menghubungi keluarga apabila melihat anak perempuan dengan ciri-ciri seperti foto Lisda yang beredar di media sosial.

"Saya juga sudah meminta bantuan kepada Polsek Solokuro untuk mencari keberadaan Lisda," ujarnya.

Dari postingan di media sosial, Mulyani mendapatkan kabar dari beberapa orang yang mengaku melihat keberadaan anak perempuan dengan ciri-ciri yang mirip dengan Lisda.

"Pertama ada laki-laki yang menelepon saya jika dirinya pernah melihat Lisda bersama pengamen perempuan di salah satu salon di kawasan Gubeng. Dalam foto yang dikirim, rambut anak perempuan itu telah dipotong pendek layaknya anak laki-laki. Meski dengan tampilan rambut baru, namun saya meyakini itu adalah cucu saya (Lisda)," terang Yani.

Tak hanya sekali mendapat kabar, Yani juga dihubungi seorang perempuan yang juga mengaku melihat anak perempuan dengan ciri-ciri mirip Lisda berjalan bersama pengamen perempuan di kawasan Wonoayu, Sidoarjo.

"Kalau kabar dari Gubeng, saya sudah datangi orangnya. Dari situ saya dapat informasi jika pengamen perempuan yang membawa Lisda dulunya adalah pengamen yang kos di kawasan Gubeng. Tapi sekarang sudah pindah lantaran terkendala dana. Kabarnya sekarang dia hidup di jalanan," paparnya.

Masih belum jelasnya nasib keberadaan Lisda membuat Mulyani dan keluarganya semakin resah dan gelisah. Ia mengaku telah meminta tolong kepada saudara dan teman-temanya yang berada di Gresik, Surabaya dan Sidoarjo untuk membantu pencarian dan memberi kabar jika melihat dan mengetahui ada anak perempuan yang mirip dengan Lisda.

"Saat ini Linda ibunya Lisda, sedang depresi. Demi kebaikan bersama, kami menitipkannya di rumah salah satu keluarga di Desa Dadapan, Solokuro. Sementara saya dan saudara lain terus berikhtiar mencari keberadaan Lisda. Semoga dengan kuasa Allah SWT, Lisda bisa segera ditemukan dan dikembalikan kepada kami dalam kondisi baik-baik," harap Mulyani.

Loading...

jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter