Diduga Dibegal, Seorang Pemuda asal Pasuruan Tewas dengan Luka Bacokan

Editor: Sandhi Nurhartanto / Reporter: Moch Rois

Polisi memeriksa korban yang tewas dengan luka bacok

jatimnow.com - Seorang pemuda ditemukan tewas di jalan penghubung Dusun Kesiman dan Terongdowo, Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan Kamis (3/9) malam.

Korban yang bernama Arif Krisyanto (28), warga Dusun Mendalan, Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan itu diduga menjadi korban pembegalan.

"Benar, di wilayah hukum kami ada tindak kejahatan yang diduga kuat aksi pembegalan, hingga mengakibatkan korban meninggal dunia di TKP. Kejadiannya sekitar pukul 19.30 Wib kemarin," jelas Kapolsek Prigen Polres Pasuruan, AKP Marwan, Jumat (4/9/2020).

Jenazah korban telah dibawa ke RS Bhayangkara Porong untuk dilakukan autopsi.

"Korban masih diautopsi di RS. Ada luka bacok di leher dan tangan korban, yang membuatnya tewas," ujarnya.

Ia meminta dukungan masyarakat agar kasus ini cepat terungkap.

"Mohon doanya agar kasus ini cepat terungkap," tukasnya.

Sementara itu sopir truk, Sarif Yasin (26) yang menjadi saksi mata kejadian tersebut mengatakan sebelum korban tewas, Arif Krisyanto terlebih dulu diserang oleh dua pelaku dengan menggunakan senjata tajam.

Saat Sarif datang, kedua pelaku yang mengetahui kedatangan saksi langsung kabur dengan motor matic ke arah Desa Sumbersuko, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.

"Pelaku jumlahnya dua orang itu melarikan diri saat saya datang. Korban ini minta tolong ke saya. Tapi karena pikir saya itu adalah pembegalan, maka saya lebih memilih mengejar dua orang tersebut. Tapi mereka berhasil kabur ke Desa Sumbersuko," terang Sarif sambil menyebut dirinya kemudian meminta tolong warga dan melaporkan peristiwa itu ke Polsek Prigen.

Loading...

jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter