Pixel Codejatimnow.com

Dinkes Gresik Terima Bantuan Ribuan APD

Editor : Sandhi Nurhartanto  Reporter : Sahlul Fahmi

jatimnow.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik mendapat bantuan 2500 unit alat pelindung diri (APD) dari PT Smelting, Rabu (24/3/2021).

Bantuan yang diberikan berupa masker medis sebanyak 625 dus, sarung tangan latex 625 dus, face shield 625 kotak, hand sanitizer 625 unit, serta baju hazmat 625 buah.

Advisor PT Smelting Entis Sutisna menjelaskan bahwa bantuan dari program Corporate Social Responsibility (CSR) ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada pemerintah yang terus berupaya menyelesaikan Pandemi Covid-19.

"Kami berharap bantuan kami sejumlah 2500 jenis APD ini dapat digunakan para tenaga medis di Kabupaten Gresik untuk bersama-sama membantu menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Gresik. Mengenai angka 25 di setiap jumlah barang bantuan kami sesuaikan dengan tema ulang tahun perak PT Smelting yang jatuh pada 7 Februari lalu," kata Entis Sutisna.

Baca juga:
Dinkes Siapkan Alkes dan SDM untuk Mengisi Rumah Sakit Surabaya Timur

"Harapan kami bantuan APD ini dapat digunakan tenaga kesehatan sebagai garda terdepan dalam menanggulangi penyebaran Covid-19," imbuhnya.

Kepala Dinas Kesehatan Gresik, drg Saifudin Gozali mengatakan bantuan APD ini akan didistribusikan ke 9 Kantor UPT Puskesmas termasuk Pondok Rehabilitasi dan Isolasi mandiri pasien Covid-19 di Gelora Joko Samudro (Gejos), dan Puskesmas Driyorejo yang angka penyebaran Covid-19 masih tinggi.

Baca juga:
Golkar Amankan 1 Kursi DPR RI Dapil X Jatim, Ahmad Labib Melenggang ke Senayan

"Semua bantuan yang kita terima hari ini langsung kami distribusikan kepada UPT Puskemas dan Kepala Pondok Gejos. Karena itu semua kepala puskesmas kami hadirkan agar dapat langsung dibawa ke puskesmas masing-masing dan digunakan," kata Ghozali.

 

Menapaki Setengah Abad, SIER Komitmen Maju Berkelanjutan
Ekonomi

Menapaki Setengah Abad, SIER Komitmen Maju Berkelanjutan

"Di usia 50 tahun ini, SIER terus berupaya meningkatkan kinerja dan relevansinya, transformasi dan digitalisasi proses bisnis menjadi pilihan untuk memperbaiki pelayanan bagi seluruh tenant SIER," kata Didik.