Pixel Code jatimnow.com

Polisi Razia Jembatan Layang Tempat Sekelompok Remaja Tawuran saat Ngabuburit

Editor : Sandhi Nurhartanto   Reporter : Mahfud Hidayatullah
Razia kendaraan pasca tawuran remaja
Razia kendaraan pasca tawuran remaja

jatimnow.com - Polres Probolinggo dan jajaran menggelar razia pasca tawuran sekelompok remaja saat ngabuburit di jembatan layang Tol Pasuruan-Probolinggo (PasPro) yang berada di Desa Clarak, Kecamatan Leces, Sabtu (17/4/2021).

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Probolinggo dan Sabhara serta Polsek Leces melakukan razia dengan sistem tapal kuda di dua jalur tersebut. Dalam razia itu, diamankan ratusan motor.

Kasat Lantas Polres Probolinggo, AKP Ponsen Dadang Martianto mengatakan kegiatan razia gabungan tersebut merupakan tindak lanjut terjadinya insiden tawuran sekelompok remaja di jembatan layang.

Baca juga: Viral Video Sekelompok Remaja Tawuran di Jembatan Layang saat Ngabuburit

"Warga juga masih berkerumun waktu sore saat menjelang buka puasa," katanya.

Baca juga:
Viral Isi BBM Ditolak karena Pajak Mati, Ini Penjelasan Pertamina

Dalam razia tersebut, petugas mengamankan ratusan motor protolan, mulai dari kendaraan motor knalpot brong, kendaraan tidak memiliki surat dan motor tidak standar.

"Jumlahnya kurang lebih sekitar 150 motor tidak standar dan tidak dilengkapi surat-surat," jelasnya.

Ratusan motor protolan tersebut diamankan di Satpas Polres Probolinggo untuk ditilang.

Baca juga:
Viral Video Oknum Anggota Polres Jember Diduga Nyabu, Ini Penjelasan Wakapolres

"Pemilik harus mengganti onderdil motor knalpot brong atau ban kecil dengan onderdil asli atau standar," tegasnya.

Seperti berita sebelumnya, video tawuran sekelompok pemuda di lokasi tersebut menjadi viral di media sosial (medsos) Instagram dan telah ditonton 11.033 tayangan dengan 172 komentar warganet.

SD Negeri di Tulungagung Ini Hanya Dapat Satu Murid Baru
Wiyata

SD Negeri di Tulungagung Ini Hanya Dapat Satu Murid Baru

Minimnya minat masyarakat menyekolahkan anak di SDN 2 Sembon Tulungagung dipengaruhi beberapa faktor. Salah satunya kondisi fisik sekolah yang dinilai kurang menarik dibanding sekolah lain di sekitarnya.