Kolaborasi Utomodeck-Ubaya Wujudkan Kampus Merdeka dan Energi Bersih

Editor: Narendra Bakrie / Reporter: Zain Ahmad

Penandatanganan MoU dilakukan Founder Utomodeck, Darmawan Utomo dan Rektor Ubaya, Ir. Benny Lianto

jatimnow.com - Utomodeck Group turut andil merealisasikan program 'Kampus Merdeka' yang diinisiasi Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim.

Komitmen ini dibuktikan dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Surabaya (Ubaya) dalam bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Merdeka Belajar Kampus Merdeka, di gedung perpustakaan Ubaya, Kamis (29/4/2021).

Penandatanganan MoU dilakukan Darmawan Utomo selaku pemilik dan founder Utomodeck dan Ir. Benny Lianto selaku rektor Ubaya.

Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka merupakan kebijakan yang bertujuan mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan yang berguna untuk memasuki dunia kerja.

Kampus Merdeka memberikan keleluasaan kepada mahasiswa untuk belajar di luar kampus semata-mata bertujuan agar kompetensi mahasiswa sesuai dengan kebutuhan industri saat ini.

Pembentukan program studi baru yang mendukung kebutuhan kerja juga sebagai langkah awal yang baik. Utomodeck Group, dengan lini usahanya di bidang Energi Terbarukan berupa merk Utomo SolaRUV, menyambut baik kehadiran Pusat Studi Energi Terbarukan (PSET) Ubaya.

"Utomodeck Group menjunjung tinggi inovasi produk. Meskipun Utomodeck adalah rekoris MURI dan Guinness World Record serta pemegang hak paten banyak profil atap, tapi kami tidak berhenti di sana," ujar Darmawan saat memberi sambutan diacara penandatanganan tersebut.

"Salah satu inovasi Utomodeck yang ikut mendukung program Energi Terbaru kan adalah atap yang terintegrasi dengan solar panel. Ketika Anda memasang solar panel yang rata-rata mampu bertahan hingga 30 tahun, tapi tidak diimbangi dengan kualitas atap yang mampu bertahan selama itu juga, maka Anda akan rugi," tambahnya.

Menurut Darmawan, atap terintegrasi dengan solar panel yang diusung Utomo SolaRUV ini menjadi model percontohan Rumah Listrik Surya yang diperkenalkan Menteri ESDM Ignasius Jonan saat mengkampanyekan Gerakan Nasional Sejuta Surya Atap di Jakarta.

Atap solar panel Utomo SolaRUV mempunyai banyak keunggulan selain kualitas daya tahan, yakni hemat biaya listrik hingga 15%, biaya perawatan terjangkau, hingga bisa menjadi investasi menjanjikan berupa kebijakan jual beli dengan PLN.

"Dukungan perguruan tinggi terhadap kampanye energi bersih dinilai penting untuk memaksimalkan edukasi kepada masyarakat. Riset tentang pengembangan Solar Tracking System yang diinisiasi oleh mahasiswa UBAYA, menjadi salah satu contohnya," katanya.

Darmawan memaparkan, riset ini akan menghasilkan sebuah sistem otomatis yang mampu mengikuti arah gerakan matahari sehingga dapat mengoptimalkan penerimaan energi matahari oleh solar cell. Semakin besar intensitas cahaya matahari yang ditangkap oleh solar panel, semakin besar daya listrik yang dihasilkan.

"Oleh karena itu, perlu dibuatkan sebuah sistem yang dapat membuat solar cell selalu mengikuti arah gerakan matahari dan menambah efisiensi solar panel dalam menyerap energi matahari," tambahnya.

Dari sisi product knowledge, pihak industri juga harus bersiap dengan komponen-komponen yang mampu mendukung efisiensi solar panel secara optimal. Utomo SolaRUV telah bekerjasama dengan Sungrow dan LONGi untuk mendukung ketersediaan komponen solar panel terbaik dan berkualitas dunia.

Untuk diketahui, LONGi merupakan perusahaan teknologi tenaga surya paling berharga di dunia dengan nilai pasar tertinggi. Berdasarkan Q4-2019 report, Bloomberg NEF menempatkan LONGi di Tingkat I sebagai PV manufacturer.

Sedangkan Sungrow Power Supply Co., Ltd ("Sungrow") adalah merk inverter paling bankable di dunia dengan lebih dari 154 GW dipasang di seluruh dunia per Desember 2020. Berdasarkan Clean Energy Review pada 2020, Sungrow menempati posisi keempat untuk kategori inverter terbaik didunia.

Kolaborasi perguruan tinggi dalam koridor pengembangan sistem termutakhir solar panel dan ketersediaan komponen solar panel terbaik dari Utomo SolaRUV tentu akan mampu mengurai kendala-kendala pemasangan PLTS Atap di lapangan. Energi bersih yang berlimpah dari sinar matahari semakin bisa diakses oleh masyarakat.

Inovasi Utomodeck berupa atap yang terintegrasi solar panel menarik perhatian dan minat civitas akademika UBAYA. Ketertarikan tersebut disampaikan oleh rektor Ubaya pada kesempatan yang sama.

"Banyak sekali ide kreatif yang diciptakan Dosen UBAYA, tapi seringkali juga tidak sesuai dengan kebutuhan industri. Melalui kerjasama dengan Utomodeck Group, kami berharap penelitian akademis yang kami lakukan bisa menjawab masalah lapangan yang dihadapi industri. Jadi ada kesinambungan," jelas Rektor UBAYA, Ir. Benny Lianto.

Selain rencana riset dan implementasi PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) Atap, kerjasama ini juga memungkinkan program magang mahasiswa di kantor Utomodeck Group maupun perekrutan tenaga kerja dari berbagai fakultas yang Ubaya miliki.

"Kerjasama ini juga meliputi diskusi bersama untuk menghasilkan produk kebaruan untuk paten, karena reputasi baik Utomodeck Group yang sudah berpengalaman secara profesional dalam mematenkan produk-produk inovasi," tandas Manager Kerjasama Dalam Negeri Ubaya, Ir Rudy Agustriyanto.

Loading...

jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow4@gmail.com

Newsletter