Pixel Code jatimnow.com

Reses, Anggota DPRD ini Terima Keluhan dari Warga Gubeng Surabaya

Editor : Sandhi Nurhartanto Reporter : Ni'am Kurniawan

jatimnow.com - Puluhan warga Gubeng Kota Surabaya mengeluhkan program saluran air di Baratajaya yang hingga kini belum terealisasi.

Itu disampaikan warga saat penjaringan aspirasi (reses) yang dihadiri Wakil Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Ajeng Wira Wati.

Warga menagih kinerja yang dilakukan Pemkot Surabaya berdasarkan hasil musrenbang.

"Warga juga meminta terealisasinya musrenbang yang sudah diajukan tahun lalu tentang saluran air agar Baratajaya tidak banjir," kata Ajeng Wira Wati, Sabtu (8/5/2021).

Ia menyebut, kawasan tersebut menjadi lokasi langganan banjir meski hujan sesaat. Menyikapi tuntutan tersebut, Ajeng berjanji akan secepatnya menindak lanjuti keluhan tersebut kepada Pemkot Surabaya.

Baca juga:
Begini Cara Politisi PKB Redam Radikalisme di Kalangan Anak Muda Bojonegoro

Di sisi lain, politisi dari Gerindra tersebut juga meminta kepada warga untuk mulai memanfaatkan program kesehatan yang dilakukan Pemkot Surabaya dengan migrasi dari kepesertaan BPJS maupun Kartu Indonesia Sehat (KIS) ke program Jaminan Kesehatan Semesta.

"JKS termasuk kepersertaan BPJS kelas 3 yang bisa dimanfaatkan seluruh warga Surabaya. Saya mohon warga mendukung program ini dengan bijaksana karena ini memakai APBD," ujar dia.

Baca juga:
Ketua DPRD Ajak Warga Surabaya Doakan Korban Kecelakaan di Benowo saat Reses

Ia juga menambahkan, untuk meningkatkan geliat ekonomi di Kota Pahlawan, Ajeng akan mendorong Pemkot Surabaya secepatnya menyelesaikan pendataan UMKM dan segera merealisasikan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) sesuai amanah Permenkop no 2 tahun 2021.

"Saya berharap terealisasinya pendataan UMKM untuk BPUM yang dilaksanakan para RT dan RW hingga 30 April lalu agar mendapatkan Rp 1,2 juta bantuan pemerintah sesuai Permenkop no 2 tahun 2021," tandasnya.