jatimnow.com
Akhir Pekan, Penyekatan di Pintu Masuk Surabaya Tetap Diperketat

jatimnow.com - Penyekatan di sejumlah pintu masuk Kota Surabaya atas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat tetap diperketat meski di akhir pekan. Salah satunya di Bundaran Waru depan Mal City Of Tommorow (Cito).

Petugas dari TNI/Polri bersama Dishub Kota Surabaya terus melakukan pemeriksaan terhadap pengendara yang akan masuk. Bagi yang tidak punya kepentingan, akan diminta putar balik.

Untuk kendaraan yang boleh masuk diantaranya tenaga kesehatan (nakes), ambulans, logistik dan juga aparat keamanan.

"Tentunya selama penutupan ini, pantauan ruas jalan yang lain pun kita lakukan hal yang sama. Baik penyekatan maupun penutupan. Khususnya di jalan protokol yang mengalami penurunan," kata Kastlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Teddy Chandra, Sabtu (10/7/2021).

Ia menyebut pantauan selama delapan hari pelaksanaan PPKM Darurat, mobilitas ataupun aktivitas di ruas jalan terpantau lengang atau sepi.

"Karena tentunya ini, pesannya sudah sampai ke masyarakat. Bahwasannya ini dalam rangka PPKM Darurat untuk aktivitas, mobilitas memang kita tekan pengetatan. Sehingga dengan tujuan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19," jelas Teddy.

Alumni Akpol 2002 ini menegaskan meskipun akhir pekan, pengecekan dan penyekatan kendaraan yang masuk akses ke Surabaya tetap diperketat.

"Tetap. Seperti kita jumpai, sepeda juga kita imbau tadi untuk saat ini bisa beralih ke olahraga yang lain. Mengingat saat ini sedang PPKM Darurat, khususnya pengendalian mobilitas di ruas jalan tetap kita lakukan selama 24 jam dan dilaksanakan dengan ketat," tandasnya.

Sementara itu, terkait tiga ruas jalan yang ditetapkan sebagai kawasan physical distancing di Jalan Kertajaya, Jalan Gubernur Suryo dan Jalan Jemur Andayani yang dimulai pukul 20.00 Wib hingga pukul 05.00 Wib, sejak dua hari lalu juga berjalan dengan baik.

Loading...

"Tetap untuk di Karang Pilang (Jalan Mastrip) mulai Jembatan Baru dan Ir Soekarno (Merr) kita melakukan tutup dan jaga di sana. Berlaku sama seperti di pos pengendalian yang lain," pungkas Teddy.

Berita Terkait