Pixel Code jatimnow.com

Razia di Ponorogo, Anak Punk Dicukur Rambut hingga Lepas Aksesoris

Editor : Sandhi Nurhartanto   Reporter : Mita Kusuma
Polisi memotong rambut anak punk yang terjaring razia (Mita/jatimnow.com)
Polisi memotong rambut anak punk yang terjaring razia (Mita/jatimnow.com)

jatimnow.com - Razia yang digelar Sat Samapta Polres Ponorogo mengamankan 11 anak punk, Sabtu (23/10/2021). Kesebelas anak punk itu terdiri dari 8 laki-laki dan 3 perempuan.

"Mereka kami razia di lokasi yang berbeda," kata Kasat Samapta Polres Ponorogo, AKP Edy Suyono.

Razia ini digelar atas keluhan dari masyarakat yang menyebutkan jika keberadaan anak punk di Ponorogo meresahkan. Mereka meminta uang di perempatan jalan dengan cara memaksa kalau tidak diberikan.

Baca juga:
15 Anak Punk di Bandar Grissee Diamankan Satpol PP Gresik

Kesebelas anak punk tersebut kemudian didata dan diberikan pembinaan. Selain melepaskan hiasan atau aksesoris di telinga anak punk laki-laki, polisi juga memotong rambut mereka.

"Setelah diberikan pengarahan dan dipotong rambutnya, anak punk yang terjaring dikembalikan ke daerah asalnya masing-masing," tukas dia.

Baca juga:
Polres Situbondo Selesaikan Perkelahian Anak Punk dengan Restoratif Justice

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam