Pixel Code jatimnow.com

Rugikan Negara Rp 464 Juta, Eks Kasir PNPM Ditahan Kejari Mojokerto

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Achmad Supriyadi
Tersangka saat akan dikeler ke Lapas Klas IIB Mojokerto
Tersangka saat akan dikeler ke Lapas Klas IIB Mojokerto

Mojokerto - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto menjebloskan guru honorer ke penjara karena diduga melakukan korupsi dengan menyalahgunakan wewenang.

Guru honorer itu adalah Maretik Dwi Lestari (31), warga Desa Mojogeneng, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Mojokerto, Gaos Wicaksono mengatakan, tersangka menyalahgunakan wewenang saat menjabat sebagai kasir simpan pinjam perempuan (UPK SPP) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM) di Kecamatan Jatirejo Tahun 2018-2019.

"Saat menjabat kasir, tersangka diduga tidak menyetorkan uang setoran yang telah disetorkan oleh kelompok peminjam," ujar Gaos kepada awak media, Kamis (2/12/2022).

Gaos menjelaskan, harusnya uang setoran dari kelompok peminjam dimasukkan kas PNPM Kecamatan Jatirejo. Nmun uang itu dipakai untuk keperluan pribadi Maretik.

Baca juga:
Hadir di Hakordia 2022, Pemkab Kediri Bawa Komitmen Tolak dan Berantas Korupsi

"Akibat perbuatan tersangka sesuai dengan hasil audit dari Inspektorat Kabupaten Mojokerto, kerugian negara sebesar Rp 464.985.400," jelasnya.

Tersangka Maretik Dwi Lestari dititipkan ke Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Mojokerto selama 20 hari ke depan.

Baca juga:
Kejaksaan Geledah Kantor BPRS Mojo Artho Kota Mojokerto Usut Korupsi Rp50 miliar