Pixel Code jatimnow.com

Pengungsi Letusan Gunung Semeru Mulai Keluhkan Batuk, Pilek, dan Pusing

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Mahfud Hidayatullah
Pos pengusian korban letusan Gunung Merapi yang ada di kantor Desa Penanggal Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. (Foto: Mahfud Hidayatullah)
Pos pengusian korban letusan Gunung Merapi yang ada di kantor Desa Penanggal Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. (Foto: Mahfud Hidayatullah)

Lumajang - Para pengungsi terdampak erupsi Gunung Semeru Kabupaten Lumajang mulai merasakan serangan batuk pilek dan pusing. Seperti halnya di pos pengusian korban letusan Gunung Merapi yang ada di kantor Desa Penanggal Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

"Kebanyakan dari para pengungsi mulai mengeluhkan batu pilek. Terutama usia anak-anak, hingga saat ini sudah tiga anak yang mengalami batuk pilek," kata Andi Kriswanto petugas kesehatan di pos pengungsian di Balai Desa Penanggal, Senin (6/12/2021).

Obat yang paling dibutuhkan pengungsi yakni paracetamol, guaifenesin dan multivitamin. "Karena situasi saat in cendrung dingin dan cuaca sering hujan," tegasnya.

Baca Juga: Gunung Semeru Bergemuruh Lagi, Warga di Lumajang Panik

Baca juga:
Kwarda Pramuka Jatim Peduli Semeru Bangun 50 Huntara di Lumajang

Sedangkan gangguan kesehatan dari pengungsi dewasa dan orang tua kebanyakan mengeluhkan kepala pusing.

Namun Andi mengatakan, selama inj stok obat obatan untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi dinilai masih dalam kondisi aman.

Baca juga:
Bantuan Ratusan Botol Suplemen untuk Korban Erupsi Semeru

"Stok obat-obatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang masih mencukupi," jelasnya.