jatimnow.com

Polsek Sukomanunggal Amankan Sajam dan Remaja Hendak Tawuran di Surabaya

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Jajeli Rois
Polisi mengamankan para remaja yang hendak tawuran. (Foto: Jajeli Rois/jatimnow.com) 🔍
Polisi mengamankan para remaja yang hendak tawuran. (Foto: Jajeli Rois/jatimnow.com)

Surabaya - Aparat Polsek Sukomanunggal mengamankan belasan anak dan remaja yang hendak tawuran di Surabaya. Polisi juga menyita berbagai senjata tajam (sajam) seperti celurit, parang hingga sabuk gir motor, termasuk motor yang mereka kendarai.

Petugas gabungan dari Polsek Sukomanunggal Polrestabes Surabaya bersama Linmas Pemkot Surabaya mengamankan anak remaja beserta senjata tajam yang hendak digunakan tawuran di perkampungan Tanjungsari, Kecamatan Sukomanunggal, pada Sabtu (18/12/2021) dini hari.

Kedatangan petugas gabungan dari Polsek dan Linmas itu setelah mendapatkan laporan dari warga.

Loading...

Pasalnya, jumlah anak remaja dari berbagai daerah dari luar Tanjungsari berdatangan terus bertambah lantaran mereka mencari bala bantuan untuk menghadapi kelompok lain dari luar kampung yang ingin menyerang mereka.

Dari puluhan anak remaja yang hendak tawuran, belasan anak diantaranya diamankan polisi. Sebelum dinaikkan ke atas truk Linmas Pemkot Surabaya, mereka terlebih dahulu dilucuti kaos dan bajunya.

Baca Juga: Puluhan Anak di Surabaya Bawa Senjata Tajam Hendak Tawuran

"Mereka kita bawa ke Mapolsek," ujar Kapolsek Sukomanunggal Kompol Esti Setija Oetami.

Kapolsek juga heran dengan banyak anak remaja yang bukan berasal dari kampung Tanjungsari yang membawa berbagai senjata tajam hendak tawuran dengan kelompok anak remaja dari luar kampung Tanjungsari.

Namun, mantan Kapolsek Wonocolo itu mengucapkan terima kasih kepada warga yang menghalau tidak terjadinya tawuran. "Terima kasih bantuan warga yang tanggap dan proaktif bekerjasama dengan Polri hingga tidak sampai terjadi tawuran," tuturnya.

Untuk proses lebih lanjut, sekitar 12 anak remaja yang diamankan ke mapolsek, akan dimintai keterangan. "Biar ada unsur jera, besok orang tuanya juga kita panggil," jelasnya.

Loading...