Pixel Code jatimnow.com

Satroni Kampung di Surabaya, Bandit Rampas HP Bocah SD saat Belajar Daring

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Zain Ahmad
Salah satu bandit yang satroni kampung di Surabaya dan merampas HP bocah SD (Foto: Tangkapan layar video CCTV)
Salah satu bandit yang satroni kampung di Surabaya dan merampas HP bocah SD (Foto: Tangkapan layar video CCTV)

Surabaya - Seorang bocah SD berusia 10 tahun menjadi korban perampasan di depan rumahnya Jalan Tambak Pokak Gang Buntu, Kecamatan Asemrowo, Surabaya.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.26 WIB, Senin (13/12/2021). Korban diketahui berinisial SFL, yang saat itu sedang mengikuti kelas daring menggunakan handphone.

Kasus ini sudah dilaporkan orangtua korban ke Polsek Asemrowo, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Dan saat ini masih dilakukan penyelidikan.

Nyoto, paman korban mengatakan, saat ponakannya itu mengikuti kelas daring, tiba-tiba muncul dua orang mengendarai motor masuk ke dalam gang, lalu salah satu di antaranya turun dan langsung merampas handphone korban.

"Kejadiannya cepat banget. Pelaku pakai motor Vario. Satu masuk ke dalam gang, satunya nunggu di atas motor. Yang merampas HP ponakan saya pakai jaket dan helm item," terang Nyoto saat dikonfirmasi, Sabtu (18/12/2021).

Baca juga:
Perampas HP di Sidoarjo yang Sebabkan Korban Meninggal Ditangkap!

Saat beraksi itu, kata Nyoto, pelaku terekam kamera CCTV, sebelum merampas HP milik bocah yang masih duduk di bangku kelas 5 sekolah dasar (SD) tersebut. Kedua pelaku terlihat sempat mondar-mandir memastikan kondisi sekitar.

Saat HP-nya dirampas, korban sempat berteriak dan berusaha mengejar pelaku hingga ke depan gang yang jaraknya sekitar 50 meter dari rumah. Sayangnya, upaya itu sia-sia karena laju motor pelaku cukup kencang.

"Ponakan saya langsung nangis, setelah itu lapor ke orangtuanya. Orangtuanya memang di dalam rumah saat kejadian, tapi nggak tahu kalau ada jambret. Kemudian membuat laporan ke Polsek (Asemrowo) itu," jelas Nyoto.

Baca juga:
Korban Perampasan HP yang Jatuh Tertabrak Mobil di Sidoarjo Meninggal

Terpisah, Kapolsek Asemrowo Kompol Hari Kurniawan mengatakan, setelah mendapat laporan, pihaknya langsung menerjunkan tim ke lokasi untuk melakukan penyelidikan, termasuk meminta keterangan sejumlah saksi dan mengecek CCTV.

"Iya, sekarang masih dalam penyelidikan. Mohon waktu. Nanti perkembangannya kami sampaikan," kata Hari ketika dikonfirmasi.