Pixel Code jatimnow.com

Banjir Pasuruan Belum Surut, Ribuan Warga Disuplai Mamin dan Obat

Editor : Arina Pramudita Reporter : Moch Rois
Banjir setinggi satu meter akibatkan belasan desa di tiga kecamatan wilayah timur Kabupaten Pasuruan terendam. (Foto-foto: Moch Rois/jatimnow.com)
Banjir setinggi satu meter akibatkan belasan desa di tiga kecamatan wilayah timur Kabupaten Pasuruan terendam. (Foto-foto: Moch Rois/jatimnow.com)

Pasuruan - Belum surutnya banjir yang melanda ribuan KK di Kecamatan Grati dan Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Selasa (18/1/2022), membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mengambil langkah kedaruratan.

Wakil Bupati Pasuruan Mujib Imron mengatakan, pemerintah telah menyalurkan ribuan nasi bungkus, makanan instan dan obat-obatan untuk warga terdampak.

Baca juga: Diterjang Banjir 1 Meter Lebih, Warga Satu Dusun di Pasuruan Diungsikan

Banner Morula IVF Landscape

"Mulai kemarin kita ada dapur umum di Rejoso, tepatnya di Desa Patuguran. Kemudian kita pagi-pagi tadi sudah mengirim 1.600 nasi bungkus di daerah Rejoso tapi masih kurang. Kemudian bergerak ke Grati di antaranya Trewung, Kebrukan dan lain-lain," jelas Wabup yang akrab disapa Gus Mujib ini.

Untuk penyaluran obat-obatan di area terdampak banjir, Mujib memastikan hal tersebut tengah dikoordinir Dinas Kesehatan melalui Puskesmas wilayah masing-masing.

"Kita antisipasi dari sisi kesehatannya, jangan sampai ada penularan penyakit," tegasnya.

Sementara itu di wilayah Desa Kedawung Kulon, Kecamatan Grati yang paling parah dilanda banjir, di mana diketahui beberapa tanggul penahan banjir jebol. Bahkan rumah warga Dusun Kebrukan sampai saat ini masih terendam air.

"Posisi tanggul kita jebol semua. Di Adirogo jebol. Di Joyomulyo jebol. Di Kebrukan jebol. Semalam kami bersama puskesmas distribusikan obat-obatan kepada warga. Total ada 1.236 KK yang terdampak di Kedawung Kulon," ujar PJ Kades Kedawung Kulon, Mita Ardiningtyas.

Loading...

Banjir di 3 kecamatan di Pasuruan sebabkan terganggunya aktivitas warga.Banjir di 3 kecamatan di Pasuruan sebabkan terganggunya aktivitas warga.

Loading...