Pixel Code jatimnow.com

Beraksi 5 Kali di Surabaya, Pencuri Motor asal Madura Diringkus

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Zain Ahmad
Dua pencuri motor asal Madura diamankan di Mapolsek Tegalsari
Dua pencuri motor asal Madura diamankan di Mapolsek Tegalsari

Surabaya - Petualangan Ahmad Farizy (22), asal Desa Alas Kembang, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, Madura mencuri motor di Surabaya, terhenti sementata di tangan Unit Reskrim Polsek Tegalsari.

Ahmad Farizy ditangkap bersama rekannnya berinisial AH alias Memet (26), asal Desa Tanah Merah, Bangkalan, saat kabur ke kampung halamannya.

"Awalnya kami dapat informasi jika mereka mau ke Madura. Langsung kami lakukan pengejaran," kata Kapolsek Tegalsari, Kompol Dwi Nugroho, Sabtu (22/1/2022).

Banner Morula IVF Landscape

Dwi menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan korban berinisial AM, warga Jalan Pandegiling. Wanita 27 tahun itu menjadi korban aksi kedua tersangka.

"Kedua pelaku mencuri motor Honda Beat milik saudari AM di rumahnya," jelasnya.

Atas laporan tersebut, tim Unit Reskrim Polsek Tegalsari kemudian melakukan olah TKP. Di lokasi, tim ini mendapat beberapa alat bukti, salah satunya rekaman CCTV di sekitar rumah korban.

"Komplotan ini dikenal cukup licin karena kerap berpindah tempat persembunyian," beber Alumni Akpol 2010 tersebut.

Namun, di tengah proses pencarian kedua tersangka, tim mendapatkan informasi jika keduanya berniat pulang ke rumahnya di Madura. Tidak ingin kehilangan target, tim kemudian disebar ke sejumlah titik.

"Mereka sempat berhasil mengelabui kami di Surabaya. Hanya saja, mereka tidak tahu kalau sudah ditunggu di sekitar rumahnya. Langsung kami amankan," kata Dwi.

Dari hasil pemeriksaan, kedua pelaku kerap beraksi di pemukiman, terutama yang memiliki gang sempit. Di lokasi itu, banyak warga yang lebih memilih memarkirkan motor di luar pagar rumah.

Selain di Pandegiling, kedua pelaku tercatat pernah beraksi di Jalan Talas awal September 2021 lalu. Di lokasi itu, mereka berhasil mencuri motor jenis matik.

Loading...

"Pengakuannya sudah lima kali ini. Semua motor yang hasil curian dijual ke daerah Madura. Masih akan kami dalami dan kembangkan lagi," pungkas Dwi.

 

Loading...