Pixel Code jatimnow.com

Harlah ke-96 NU

Anwar Sadad Ingin NU Hidupkan Spirit Tashwirul Afkar

Editor : Narendra Bakrie   Reporter : Ni'am Kurniawan
Wakil Ketua DPRD Jati, Anwar Sadad saat bersama PMII Bondowoso
Wakil Ketua DPRD Jati, Anwar Sadad saat bersama PMII Bondowoso

Bondowoso - Berbagai cara dilakukan warga nahdliyin memperingati Hari Lahir Nahdlatul Ulama (Harlah NU). Tahun ini, NU berulang tahun ke-96 menurut kalender masehi.

NU lahir 31 Januari 1926. Sedangkan menurut kalender hijriyah, bulan depan, tepatnya 16 Rajab, NU akan memperingati hari lahir ke-99.

Meskipun anggaran dasar menetapkan hari lahir mengacu pada kalender hijriyah, tak sedikit warga nahdliyin menjadikan hari lahir secara masehi sebagai momentum untuk diperingati.

Beragam cara dilakukan tokoh NU dalam memperingati Harlah NU, salah satunya yang dilakukan Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad. Dia memilih menjadi pembicara dalam diskusi pelatihan organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Bondowoso.

Sadad mengatakan, momentum hari lahir NU harus dimaknai kembali pada spirit kelahirannya.

Baca juga:
Ansor Karanggeneng Cetak Petani Militan, Lawan Krisis Pangan dari Desa

"Terutama spirit sebagai gerakan pemikiran. Hal ini dibuktikan dangan pembentukan Tashwirul Afkar (potret pemikiran) oleh tokoh-tokoh yang kemudian melahirkan NU," tutur Sadad, Senin (31/1/2022).

Sadad meminta kepada generasi NU menjadi generasi yang tangguh, memiliki daya saing dan bisa menjawab tantangan zaman.

"Mahasiswa NU sebagai insan akademik harus bisa merefleksikan spirit Tashwirul Afkar dalam menjawab tantangan zaman," ungkap Ketua Partai Gerindra Jatim tersebut.

Baca juga:
Resmi Dilantik, IPNU-IPPNU Jabon Fokus Benahi Akhlak Pelajar Nahdliyin

Usai sesi diskusi, Sadad juga mengajak peserta diskusi doa bersama dikhususkan para pendiri NU, dilanjutkan menyanyikan lagu Syubbanul Wathon dan ditutup dengan pemotongan tumpeng.

Pada momen ini, PBNU juga mengadakan pengukuhan kepengurusan hasil Muktamar Lampung di Kota Nusantara, Kalimantan Timur (Kaltim) hari ini.

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam