Pixel Code jatimnow.com

Sejoli di Surabaya Kompak Curi Motor Tetangga Kos, Begini Ceritanya

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Farizal Tito
Sejoli pencuri motor diamankan di Mapolsek Mulyorejo, Surabaya
Sejoli pencuri motor diamankan di Mapolsek Mulyorejo, Surabaya

Surabaya - Tak hanya kompak dalam menjalin asmara, sejoli berinisial IHS (22) warga Jalan Bratang Gede dan LHM (25), asal Jalan Pumpungan, Surabaya ini juga kompak dalam mencuri motor.

Namun aksi sejoli ini tidak semulus kisah asmaranya. Sebab aksi mereka mencuri motor milik tetangga kosnya tepergok warga sekitar dan akhirnya dilaporkan ke Polsek Mulyorejo pada Sabtu (22/1/2022).

Kapolsek Mulyorejo Kompol Ardi Purboyo menjelaskan, kedua pelaku mencuri motor milik tetangga kosnya di Jalan Pumpungan. Setelah pencurian itu, kedua pelaku sempat menghilang beberapa hari, bahkan tidak berani pulang ke kos.

"Setelah mengamati situasi, dua tersangka yang memang tinggal di kos itu langsung membawa kabur motor jenis Honda Vario milik korban yang terparkir di kos. Setelah itu mereka menghilang tidak kembali ke kos," ujar Harun, Jumat (4/2/2022).

Korban yang mengetahui motornya raib, kemudian berupaya mencari dan bertanya ke tetangga sebelah. Korban juga memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi. Hasilnya, motor miliknya dibawa kabur sejoli yang ternyata tetangga kamar kosnya sendiri.

Baca juga:
Tiga Motor Warga Sidoarjo Hilang Dicuri di Awal Oktober 2022

"Dari rekaman CCTV itu, korban dan sejumlah warga mencari keberadaan dua pelaku. Saat itulah, mereka mendapati pelaku perempuan di dalam kamar kosnya. Mereka kemudian berkoordinasi dengan kami," jelas Alumni Akpol Tahun 2010 tersebut.

Pelaku perempuan itu lalu dibuat pancingan untuk meringkus pasangannya.

"Kami akhirnya berhasil meringkus pelaku pria tidak jauh dari kos mereka," tambah dia.

Baca juga:
Pria ini Gagal Jual Motor Marbot yang Dicurinya Gegara Lupa Password Facebook

Dari hasil pemeriksaan terungkap, mereka nekat mencuri karena terdesak kebutuhan hidup. Penghasilan LHM sebagai penjaga warung kopi dan IHS sebagai tukang stiker tak mencukupi gaya hidupnya.

Sementara pelaku IHS mengaku bahwa motor tetangga kos yang dicurinya itu telah dijual dengan harga Rp 4 juta.