Pixel Code jatimnow.com

Pamit Bersepeda, Bocah TK di Tulungagung Ditemukan Tewas Terseret Arus Sungai

Editor : Arina Pramudita Reporter : Bramanta Pamungkas
Jenazah korban saat dievakuasi polisi. (Foto: dok Humas Polsek Tulungagung Kota/jatimnow.com)
Jenazah korban saat dievakuasi polisi. (Foto: dok Humas Polsek Tulungagung Kota/jatimnow.com)

Tulungagung - Jenazah seorang anak berusia 6 tahun ditemukan mengapung di sungai Kelurahan Bago, Kecamatan/Kabupaten Tulungagung, Minggu (13/2/2022). Warga sempat menduga sesosok tersebut adalah boneka.

Setelah didekati, rupanya jenazah adalah NNO (6) warga Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung.

Kapolsek Tulungagung Kota, Kompol Rudi Purwanto menerangkan, penemuan jenazah ini terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Setelah menerima laporan mereka langsung mendatangi lokasi kejadian dan mengevakuasi jenazah ke RSUD dr Iskak Tulungagung, untuk keperluan visum.

Banner Morula IVF Landscape

"Kita mendapatkan laporan anggota langsung mengecek ke lokasi kejadian," ujarnya.

Dari hasil keterangan sejumlah saksi, korban yang masih duduk di bangku TK ini diketahui pamit kepada keluarga untuk bermain sepeda sekitar pukul 06.00 WIB. Karena korban tidak juga pulang, pihak keluarga kemudian mecari keberadaanya.

Mereka hanya menemukan sepeda korban tergeletak di tepi sungai. Keluarga sempat melapor ke perangkat desa dan mengabarkan hilangnya korban.

"Pihak keluarga sempat melakukan pencarian, namun keberadaan korban tidak ditemukan," jelas Rudi.

Tak lama kemudian mereka mendengar kabar temuan jenazah anak di wilayah Kelurahan Bago. Setelah dilakukan pengecekan, pihak keluarga memastikan jenazah tersebut adalah korban. Derasnya arus sungai membuat tubuh korban terseret hingga sejauh 3 kilometer. Dari hasil visum luar tidak ditemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban.

Loading...

"Sungainya tidak dalam tapi arusnya sangat deras setelah semalam turun hujan lebat," pungkasnya.

Loading...