Pixel Code jatimnow.com

Usai Viral Tangkap Lele, Kubangan Jalan di Jombang Jadi Sirkuit Motor Trail

Editor : Arina Pramudita Reporter : Achmad Supriyadi
Sejumlah motor trail melintas di kubangan jalan Desa Tapen Lor, Jombang.
Sejumlah motor trail melintas di kubangan jalan Desa Tapen Lor, Jombang.

Jombang - Usai viral warga menangkap ikan lele di kubangan air, jalan rusak di Dusun Tapen Lor, Desa Tapen, Kecamatan Kudu, kembali menjadi pusat perhatian warganet. Lubang jalan dengan kubangan air tersebut dijadikan sebagai sirkuit motor trail.

Sejumlah akun memposting video beberapa motor trail melewati kubangan air di jalan itu sehingga viral di grup media sosial Facebook.

Baca juga: Viral Warga Tangkap Lele di Kubangan Jalan Jombang

Seperti akun Mxxxx Uxxx, dia memposting dua video dengan durasi 27 detik serta 22 detik. Ia juga memberikan keterangan dalam postingannya.

"Mari d gae mancing lele saiki di gae trel"" an piyeee besttiiieee... (Setelah dipakai mancing lele, sekarang dipakai trail, bagaimana sahabat)," tulisnya dalam kolom keterangan, seperti yang dilihat jatimnow.com, Senin (14/2/2022).

Postingan itu mendapat 275 komentar dan sudah sebanyak 20 kali dibagikan serta 1.089 pengguna memberikan respon suka.

"Tmbh joz pak de...d gawakno traktor ae pisan (Tambah joz pak de dibawakan traktor saja sekalian)," komentar akun Ivan.

"Keren whooyyy jombang punya cirkuit trail! Sapa ya bupati," tanya akun Axxx Haxxxxx dalam kolom komentar.

Ixxxx Sxxxxxxx, akun lain juga memposting video jalan rusak sehingga ada kubangan air yang dijadikan sebagai sirkuit trail.

"OTW manceng bolo hahahahah. Kaco kaco. (on the way mancing saudara, hahahahah, kacau kacau)," keterangan postingan itu.

Akun tersebut memposting dua video dan sudah mendapat 73 komentar, 4 kali dibagikan, dan 249 respon menyukai atau emoticon tertawa.

Akun Sxxxxx Mxxxxxxxxx, berkomentar Bupati Jombang Mundjidah Wahab seperti lepas tangan dengan rusaknya jalan yang dijadikan sirkuit oleh beberapa pengendara motor trail.

Baca juga:
Warga Tulungagung Wadul ke DPRD Buntut Rusaknya Jalan Akibat Aktivitas Tambang

"Sayange bu mun pas klarifikasi wes lepas tanggung jwb. (Sayangnya Bu Mun pas klarifikasi sudah lepas tanggung jawab)," tulisnya dalam kolom komentar.

Akun ketiga yang memposting video aksi protes jalan rusak hingga menjadi kubangan air dengan cara menjadikan seperti sirkuit yakni Mxx Kxxxx dan sudah dikomentari sebanyak 156 dan 18 kali dibagikan.

"Ready sirkuit tapen raya buuu (emoticon tertawa)," keterangan dalam postingan.

Salah satu akun berkomentar dengan menandai akun Bupati Jombang Mundjidah Wahab dalam komentarnya.

"Terimakasih Bu Mundjidah Wahab menyediakan fasilitas buat trail andalan di jalur tapen," tulisnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas PUPR Jombang, Bayu Pancoroadi mengakui jika jalan Kabuh-Tapen mengalami kerusakan.

Baca juga:
Perbaikan Jalan Poros Desa di Lamongan Ambles Ditangani Berbagai Elemen

"Jadi itu ruas Kabuh-Tapen yang kita uruk dengan LPA itu," kata Bayu saat dikonfirmasi, viral warga menangkap ikan lele, Minggu (6/2/2022) lalu.

Menurut Bayu, permasalahan jalan itu dikarenakan tidak adanya drainase sehingga air tetap ada di lubang saat hujan turun sehingga membuat urukan rusak.

"Rencananya besok paling tidak kita kuras dulu airnya, baru diuruk lagi pakai LPA, atau bisa juga ditutup lapen nanti," cetusnya.

Selanjutnya, kerusakan jalan itu akan dikoordinasikan dengan BBP2JN di Kementerian PUPR karena butuh dana besar untuk perbaikan dan Pemkab Jombang merasa kesulitan jika ditangani sendiri.

"Kebutuhan di sana paling tidak Rp 30 M untuk perbaikan, karena harus di-rigid, kalau cuma aspal tidak akan tahan lama soalnya. Rencanangan Senin kita coba komunikasi BBP2JN, apakah surat kita sudah ditindaklanjuti apa belum," pungkasnya.