Pixel Code jatimnow.com

Satu Pendaki Dilaporkan Hilang di Gunung Arjuno, Begini Cerita Keluarga

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Moch Rois
Rumah keluarga Naam, pendaki asal Pasuruan yang dilaporkan hilang di Gunung Arjuno (Foto: Moch Rois/jatimnow.com)
Rumah keluarga Naam, pendaki asal Pasuruan yang dilaporkan hilang di Gunung Arjuno (Foto: Moch Rois/jatimnow.com)

Pasuruan - Naam Kurniawan, pendaki Gunung Arjuno via Pos Pendakian Desa Tambaksari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang, belum ditemukan.

Naam merupakan anak dari pasangan suami istri Suhaemi dan Rahmawati, warga Kelurahan Kutorejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Keduanya tampak gusar, begitu pula Arif, kakak kandung Naam.

Mereka sekeluarga terus berharap agar Naam segera ditemukan dalam kondisi baik-baik saja.

Banner Morula IVF Landscape

"Mudah-mudahan hanya tersesat. Dia (Naam) sudah empat kali kalau tidak salah naik ke Gunung Arjuno. Saya yakin, dia sudah hafal medan di sana," jelas Arif, kakak Naam di rumahnya, Selasa (22/3/2022).

Arif mencerikan, kabar adiknya hilang ini ia ketahui pada Minggu (20/3/2022) malam. Saat itu ada Tim SAR yang datang ke rumahnya untuk menanyakan keberadaan Naam.

Baca juga: 

Setelah Arif dan orangtuanya mengatakan bahwa Naam masih belum pulang dari mendaki, Tim SAR kemudian menjelaskan secara runtut kabar hilangnya Naam. Cerita itu sontak membuat kedua orangtua Naam dan Arif syok.

"Sabtu malam Ibu masih ketemu Naam. Kami tidak tahu kapan pastinya Naam berangkat ke puncak," terang dia.

Arif mengungkapkan jika saat ini keluarganya hanya bisa berdoa agar Tim SAR cepat menemukan adiknya. Selain itu, keluarganya tidak ingin berpikir macam-macam pada hal yang belum pasti.

"Kami sekeluarga terus berdoa dan optimis adik saya ditemukan dalam kondisi selamat. Kami juga mohon doa terbaiknya saja. Mudah-mudahan, adik kami baik-baik saja dan bisa segera ditemukan kembali," tandasnya.

Hilangnya Naam saat mendaki Gunung Arjuno itu dibeberkan Petugas Retribusi Pendakian di Pos Tambaksari, Pasuruan, Nur Yusuf Eko S. Menurutnya, Naam melakukan pendakian bersama empat temannya pada Sabtu (19/3/2022).

Lima pendaki itu dalam perjalanan turun usai mencapai puncak Gunung Arjuno. Setelah sampai di Puncak Ogal-agil, sekitar pukul 14.48 WIB, Minggu (20/3/2022), Lia Agustina satu dari kelima pendaki terjatuh dan kakinya terkilir hingga membuat kondisinya drop.

Loading...

Akibat kondisi Lia tersebut, Naam berinisiatif turun mencari pertolongan ke basecamp Makutoromo. Setibanya di Makutoromo, Naam menghubungi petugas pos pendakian Tambaksari melalui pesan suara WhatsApp.

Namun saat petugas melakukan evakuasi di Puncak Ogal-agil hingga kembali ke pos penjagaan di Desa Tambaksari, Naam tidak ditemukan dan belum terkonfirmasi keberadaannya. Namun muncul dugaan korban salah jalur di blok arah turun dari Makutoromo.

Loading...