Pixel Code jatimnow.com

Viral, Perusakan Motor Diduga Dilakukan Gerombolan Geng Motor di Jombang

Editor : Arina Pramudita Reporter : Elok Aprianto
Gerombolan diduga geng motor melakukan perusakan motor milik warga. (Tangkapan layat video di Facebook dan Instagram/jatimnow.com)
Gerombolan diduga geng motor melakukan perusakan motor milik warga. (Tangkapan layat video di Facebook dan Instagram/jatimnow.com)

Jombang - Video perusakan sepeda motor milik warga di Kabupaten Jombang, yang diduga dilakukan segerombolan geng motor, viral di sejumlah media sosial (medsos).

Di laman akun Instagram Info Jombang, video berdurasi 9 detik memperlihatkan puluhan pemuda bergerombol dan beberapa di antaranya turun dari kendaraan untuk melakukan perusakan motor matic milik warga yang terparkir.

Pengunggah video, memberikan keterangan 'Aksi Genk Motor Terekam Video Warga'. Baru diunggah 34 menit, postingan itu dibanjiri 1.441 'suka' dari netizen.

Banner Morula IVF Landscape

“Lokasi video berada di Desa Sumoyono Diwek, menurut penuturan saksi yang juga melintas, ada warga yang kena bacok gerombolan genk motor tersebut,” tulis pemilik akun di kolom keterangan, seperti dilihat jatimnow.com, Jumat (1/4/2022).

"Dapurmu koyok opo se mas kok sok jagoan ngunu," tulis akun rxxxxugxxxx, di kolom komentar.

Sementara itu, akun maxxxxxx470 membenarkan jika adanya peristiwa tersebut, lantaran ia sempat mendangar kebisingan suara knalpot dari terduga gerombolan geng motor itu.

“Pantesan semalam dengar suara motor digeber2 ternyata ada geng motor,” tulisnya.

Hal berbeda dtulis oleh akun belxxxxxxx98. Menurutnya, para pelaku geng motor ini sengaja mencari perkara. Dan ingin ditangkap polisi.

“Golek perkoro. Mariki oleh klambi riyoyo nyar tekan polisi,” tulisnya.

Ada juga komentar lucu dari akun abxxaxxxxxxxud. Ia menilai bahwa para pelaku perusakan ini, rindu keribuatan lantaran jarang mendapat hiburan.

“Koyoke arek2 iki wes suwe gak ndelok orkes, kangen tawuran,” sebutnya.

Tak hanya di Instagram, video anarkis itu juga dibagikan di Facebook, seperti dapat dilihat di laman grup Info Wong Jombang. Di unggahannya, disertakan kalimat "Mohon Bapak KAPOLRES JOMBANG segerah ditindaklanjuti. #KAPOLRESJOMBANG".

Sementara itu, Rama (20) saksi mata yang menjadi korban pelemparan batu oleh terduga anggota geng motor mengatakan, saat itu ia sedang bersantai di sebuah warung kopi yang ada di wilayah Desa Pandanwangi, tepatnya didepan lapangan, Kamis (31/3/2022) sekitar pukul 12.00 WIB.

“Tiba-tiba terdengar bunyi klakson dari arah timur gerobolan geng motor,” terang Rama.

Pemuda asal Dusun Gading, Desa Pandanwangi, Kecamatan Diwek ini mengaku jika gerombolan geng motor ini sempat meminta ia untuk mengacungkan dua jari seperti sebuah kode kelompok tertentu.

“Disuruh menirukan dua jari dalam posisi tertidur, seakan akan itu menghina atau megajak berantem perguruan lain gitu,” ucapnya.

“Nah ada beberapa orang berhenti dan turun ke warkop. Terus sempat cek cok dengan kita, karena saya nggak mau, dan teman-teman saya mau,” ungkapnya.

Loading...

Lantaran ia tak mau melakukan yang diminta, imbuh Rama, salah satu dari anggota diduga geng motor sempat melemparinya dengan batu. Namun, ia berhasil menghindar dan mengenai temannya.

“Dia bawa batako dilempar ke arah saya, dan saya hindari sehingga terkena teman saya, sampek kepala teman saya bocor, itu ada dua orang,” paparnya.

Rama menyebut gerombolan tersebut mencapai 100 orang lebih. Mereka melaju dari arah timur ke barat.

“Mereka sempat kembali lagi dan melempar lagi dengan batu, dan kena pintu warkopnya mas,” tukasnya.

Loading...